SNCI Digandeng YMPI Untuk MOU Di Bidang Pendidikan Kemaritiman

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Dibawah Bendera Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YPMI) sebagai lembaga penyelenggara peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) terus berupaya bertransformasi menjadi pilihan utama dalam mempersiapkan manusia yang unggul serta meningkatkan kapasitas organisasi untuk pengembangan bidang maritim.

Salah satu usaha yang ditempuh YPMI untuk memperkuat kapasitas organisasi yaitu dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik instansi pemerintah, lembaga pendidikan, BUMN maupun pihak swasta.

Seperti halnya pada hari ini, satu langkah nyata dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI). Kesepakatan yang ditandatangani menjadi titik awal dalam menjalankan kerjasama terkait dengan pengembangan SDM di bidang Universitas Kemaritiman. Kesepakatan kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum SNCI,DR.RM Suryo Atmanto, MBA, MRE, Jumat 10/7/20.

Baca Juga :  Lanal Simeulue Terima Kunjungan Kerja Danlantamal I

Dalam sambutannya, RM Suryo Atmanto menyambut baik tawaran kerjasama dari Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YPMI) “kami merasa beruntung karena YPMI disupport oleh para senior dan profesional yang sudah lama bergelut pada sektor kemaritiman” ucapnya.

Penandatanganan MOU antara SNCI dan YMPI.

Suryo juga berharap agar MoU ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi dapat menghasilkan program-program konkret yang bisa dilakukan bersama.

Baca Juga :  Naik Pesawat Dari Ngurah Rai Bali, Cukup Test Antigen Saja

Dana Soraya selaku tim YPMI menyampaikan, ” Bahwa Indonesia harus mempunyai sebuah Universitas Maritim yang betul-betul membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang nanti akan dibangun cyber maritim, indocation dan akan dirancang secara bersama-sama.

“Semua bisa belajar disitu, bukan hanya orang Indonesia, kalau Universitas Maritim jadi di Batam itu dari Singapore-Kamboja maka akan disana. Apalagi kerjasamanya dengan American International Organitation. Nanti basisnya sudah sesuai mereka punya standar.” Katanya.

NJOY

Berita Terkait

Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:22 WIB

PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Berita Terbaru