Sentuhan Humanis Mojang Lodaya, Unjuk Rasa 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jabar Berjalan Aman

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk rasa memperingati satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kota Bandung, Senin (20/10/2025), berlangsung aman dan damai.

Keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari peran Tim Negosiator Mojang Lodaya Polda Jawa Barat yang mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis dalam berinteraksi dengan massa aksi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan, para Polwan Mojang Lodaya tampil di garis depan dengan komunikasi persuasif dan empati tinggi untuk meredam emosi serta menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Dantau GPM Gelar Rakor Nasional, Bahas Pemantapan Jaringan Kepengurusan Dan Sikapi Isu Tahapan Pemilu

Dengan rompi khas bernuansa budaya lokal, para Polwan berhasil menciptakan suasana akrab dan mengubah persepsi massa terhadap aparat. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding cara represif dalam menjaga ketertiban.

Baca Juga :  Kapuspen TNI Hadiri Konferensi Nasional PPWI, Bahas Peran Pewarta Warga dalam Perdamaian Dunia

“Pendekatan humanis Mojang Lodaya menjadi kunci terwujudnya unjuk rasa yang aman dan damai, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar Kombes Hendra, Selasa (21/10/2025).

Melalui strategi komunikasi dan empati, Polda Jabar membuktikan bahwa pengamanan berbasis dialog mampu menjamin kebebasan berpendapat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Jawa Barat.

Pewarta:UJS.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru