Pasang Surut Air Laut Hambat Aktivitas di Pelabuhan Desa Eho Baluta, Warga Harap Solusi Nyata

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Nias Selatan.

Aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Desa Eho Baluta, Kecamatan Tanah Masa, Kabupaten Nias Selatan, kerap mengalami keterlambatan akibat kondisi pasang surut air laut yang terjadi hampir setiap hari. Kondisi tersebut berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal yang menjadi akses utama masyarakat kepulauan, Rabu, (1/7/26).


Saat air laut surut, kapal penumpang maupun kapal pengangkut barang kesulitan merapat ke dermaga. Akibatnya, penumpang harus menunggu hingga air laut kembali pasang agar proses sandar dan pelayaran dapat dilakukan dengan aman.
Keterlambatan ini tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik, kebutuhan pokok, hingga hasil perikanan yang menjadi sumber penghasilan utama warga. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas perekonomian masyarakat jika terus berlarut.

Baca Juga :  Danpuspomad Jenguk Prajurit Pomad Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto


Warga Desa Eho Baluta berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah konkret, seperti melakukan pengerukan alur pelayaran atau meningkatkan fasilitas pelabuhan agar kapal tetap dapat beroperasi meski terjadi surut air laut.

Baca Juga :  Babinsa Kampung Kaugapu Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen Daun Bawang


Fenomena pasang surut merupakan kondisi alam yang memengaruhi keselamatan dan operasional pelayaran, sehingga informasi pasang surut menjadi salah satu acuan penting bagi aktivitas kapal di wilayah pesisir.


Sebagai pintu gerbang transportasi laut bagi masyarakat kepulauan, Pelabuhan Desa Eho Baluta diharapkan mendapat perhatian serius. Warga berharap permasalahan yang telah lama terjadi ini segera memperoleh solusi agar akses transportasi laut semakin lancar, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pewarta : JMD.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru