KUA PPAS 2026 Sumedang Harus Berpihak pada Hajat Hidup Warga.

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com,Sumedang.

DPRD Kabupaten Sumedang menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS 2026, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ketua DPRD memimpin rapat paripurna di Ruang Rapat DPRD Sumedang dengan menghadirkan Bupati, Forkopimda, Sekda, serta perangkat daerah.

Penandatanganan tersebut membuka pembahasan APBD Perubahan 2026 untuk menyesuaikan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat Sumedang.

Dalam laporan Banggar, Anggota Banggar Bagoes Noorochmat menyebut KUA PPAS sebagai instrumen DPRD untuk mengoreksi arah pembangunan daerah.

Baca Juga :  Ulasan Hukum kasus Sangkaan Pembunuhan Ferdy Sambo dimata Pengacara OC Kaligis

Menurut Bagoes, kebijakan anggaran harus menjawab kebutuhan warga melalui pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, kemiskinan, dan penanganan stunting.

“Anggaran harus turun sampai ke desa, dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya di atas kertas,” kata Bagoes.

Sementara itu, Ketua DPRD mengapresiasi Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang menyusun perubahan KUA PPAS 2026.

Ia menegaskan DPRD akan mengawal program prioritas agar tidak tumpang tindih serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Selamat, HPN 2025 Banjarmasin Begitu Fenomenal

“Kami tidak ingin ada program yang tumpang tindih, Fokuskan pada yang mendesak dan berdampak langsung,” tegasnya.

Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang segera melanjutkan pembahasan APBD Perubahan 2026 secara transparan dan akuntabel.

Melalui pembahasan tersebut, DPRD mendorong anggaran tepat sasaran untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang.

Pewarta : Ujs

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru