zonapers.com, Jakarta.
Semangat, disiplin, dan kekompakan generasi muda bergema di halaman SMP Negeri 27 Jakarta. Sebanyak 25 tim Paskibra dari berbagai SMP se-Jabotabek ambil bagian dalam Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) KERIS 2.0, Sabtu (12/9/26 ).

Sejak kegiatan dimulai, suasana berlangsung penuh semangat. Para peserta tampil membawa nama sekolah masing-masing dengan menunjukkan kemampuan terbaik dalam baris-berbaris, kreativitas, keterampilan, kedisiplinan, hingga kekompakan tim.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kasudin Wilayah 1 Jakarta Timur, Wakil Camat Duren Sawit yang mewakili Wali Kota Jakarta Timur, Kasatlakcam Duren Sawit, Lurah Duren Sawit, FKKS Jakarta Timur, Kasubag TU Kesbangpol, Komite SMP Negeri 27, serta FKKS Duren Sawit.

Tidak hanya mendapat dukungan dari unsur pemerintahan dan pendidikan, LKBB KERIS 2.0 juga didukung sejumlah sponsor, yakni Astra Honda Motor (AHM), Mas to Pick, Bank Jakarta, Hato, Bazaar John Wick, Mari Berbagi Indonesia, serta orang tua murid Pastyven.
Bentuk Karakter Generasi Muda
Lomba ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan piala. Di balik gerakan baris-berbaris yang teratur dan penuh ketegasan, tersimpan tujuan untuk membentuk karakter peserta didik.

Kegiatan LKBB KERIS 2.0 diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, stabilitas, kecakapan, keterampilan, kekompakan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab para anggota Paskibra.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal generasi muda agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang mumpuni dan mampu memberikan manfaat bagi nusa dan bangsa.
Dalam rangkaian acara, piala bergilir Wali Kota Jakarta Timur diserahkan oleh perwakilan Wakil Camat Duren Sawit kepada Kepala SMP Negeri 27 Jakarta.

Sementara itu, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kasudin Wilayah 1 Jakarta Timur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan positif seperti LKBB KERIS dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena tidak hanya mengasah kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membangun kedisiplinan, kebersamaan, mental, dan rasa tanggung jawab.
Genderang Ditabuh, Perlombaan Dimulai
Momen pembukaan pun berlangsung semarak. Bersama sejumlah pejabat yang hadir, genderang ditabuh sebagai tanda dimulainya perlombaan.
Dentuman genderang tersebut seolah menjadi tanda dimulainya pertarungan sportif antartim. Satu per satu peserta bersiap memasuki arena untuk menunjukkan hasil latihan mereka.

Dengan langkah tegap, gerakan serempak, dan semangat pantang menyerah, para anggota Paskibra berusaha memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama sekolah masing-masing.
LKBB KERIS 2.0 pun menjadi momentum untuk mempertemukan generasi muda dalam suasana kompetitif yang sehat sekaligus menanamkan nilai disiplin, persatuan, kekompakan, dan tanggung jawab.
Diharapkan, semangat yang lahir dari kegiatan tersebut tidak berhenti di arena perlombaan, tetapi terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menuju generasi muda yang tangguh dan berprestasi.
Redaksi.


































































