TB.Irvanul Hakim Ketua Mitra Bangsa : Ungkapan Jokowi Adalah Proyeksi Kegalauan

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com , Bogor.

Ketua Umum Organisasi Mitra Bangsa Tubagus Irvanul Hakim, yang mantan anggota legislatif 2 periode , langsung mengambil sikap atas ungkapan Presiden Jokowi tentang kurang maksimal nya penyerapan anggaran pada kementerian, padahal Pemerintah pusat sudah memberikan dana anggaran penuh, Bogor,Minggu 6/9/20.

” Semua warga negara ikut prihatin atas lambannya action dari tiap kementerian, padahal Anggaran dari negara sudah turun, ada apa ya dengan mereka ( kementerian),” Ujar Irvan saat Coffee morning di sebuah cafe di Bogor.

Baca Juga :  Catat! NPWP dan NIK di KTP Bakal Digabung, Kapan?
Ketua Organisasi Mitra Bangsa ketika bertemu Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Sementara Sekertaris Jenderal ( Sekjen ) Mitra Bangsa Vaza Fernantha juga ikut menambahkan, ” Sebaiknya Jokowi memilih kembali Menteri yang mempunyai Kapabilitas untuk menunjang Program 10 Nawacita sebagai visi pemerintah untuk mensejahterakan rakyat banyak,” Ujar nya ketika di tanya oleh awak media langsung di Posko Pusat Organisasi Media Bangsa.

Kekecewaan Presiden RI ke.7 ini terhadap kinerja Menteri pada serapan anggaran tidak efektif dan terkesan lamban, sehingga mengakibatkan tidak maksimalnya perputaran ekonomi pada saat Pandemi Covid-19 ini, Niat mereshuffle menurut Sekjen Mitra Bangsa sudah tepat.

Baca Juga :  Kegiatan Deklarasi Kebangsaan Jemaah Khilafatul Muslimin Ummul Quro Sumedang

Organisasi Mitra Bangsa sendiri terbentuk dari elemen masyarakat yang perduli dengan kesejahteraan hidup bangsa dan negara, serta mempunyai misi dan visi ingin menyumbang solusi pemikiran atas dasar problem yang muncul di negara ini.

( Deka Kusumah )

Berita Terkait

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Berita Terbaru