Aliansi PAPEDA Mengutuk Keras Pembunuhan Yang Tidak Manusiawi di Papu

- Jurnalis

Senin, 29 Agustus 2022 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Pembunuhan warga mimika papua menghebohkan tanah Air di duga ada keterlibatan Oknum aparat TNI, di laporkan sebelumnya Peristiwa hilangnya 4 (empat) warga Kabupaten Nduga, Pasalnya, 4 warga tersebut hilang di Kabupaten Mimika sejak Senin (22/8/2022). Tewasnya 4 orang warga tersebut Dua diantaranya tewas mengenaskan. Warga Nduga itu ditemukan di tempat yang berbeda.

Merespon hal itu, Ketua Umum Aliansi Peduli PAPEDA (Papua Penuh Damai), Yulianus Dwaa, angkat bicara. Menurut Yulainus, harus diungkap motif pembunuhan. Apa yang melatarbelakangi sehingga pembuhan tersebut terjadi.

“Kami mendesak, meminta agar motif pembunuhan di Papua diungkap. Biar publik tahu. Tidak boleh kejadian seperti ini kita abaikan motifnya. Aliansi PAPEDA juga menghimbau masyarakat tetap tenang, dan mengawal penyelesaian kasus ini,” ujar Yulainus yang juga jebolan Aktivis 98 ini.

Baca Juga :  Pangkoopsud II Uji Strategi Operasi Udara pada Latihan Angkasa Yudha 2024

Tidak hanya itu, disampaikannya lagi. Bahwa pembunuhan yang tidak manusiawi tidak boleh direspon secara lambat. Pihaknya juga mendesak agar aparat perwajib gerak cepat. Yulianus juga meminta masyarakat Papua tenang, karena Presiden Republik Indonesia, Jokowi dalam waktu dekat akan berkunjung ke Papua.

“Jangan sampai rentetan kejadian pembunuhan ini terus berulang. Jika pengusutannya tidak tuntas, motif pembunuhan tidak ditemukan, ini meninggalkan masalah. Kita mau mencegah sampai ke akar-akar persoalan. Kami juga mengajak masyarakat tenang. Jangan panik, jangan terprovokasi. Apalagi, dalam waktu dekat ini Pak Presiden Jokowi kebanggaan orang Papua akan Timika, Papua,” tutur Yulianus, putra asli Papua ini saat di temui di Jakarta, Minggu, (28/8/22).

Selanjutnya, Yulianus menyampaikan berbelasungkawa atas kejadian pembunuhan tersebut. Untuk semua masyarakat Papua, Yulianus meminta agar tetap mengawal agar pihak yang terlibat diungkap.

Baca Juga :  Subsatgas Pemberantasan Narkoba Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu di Sumatera Utara

“Kami turut berduka, memberi rasa empati pada keluarga korban. Semoga Tuhan melindungi dan memberi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Mari bersama-sama kita mendesak pihak terkait untuk mengungkap kasus ini secara terang-benderang. Kiranya kejadian ini menjadi pembelajaran. Agar kita orang Papua lebih waspada dan saling menjaga atas keberlangsungan hidup orang Papua yang hanya 3 persen, dari penduduk Indonesia,” kata Yulianus tegas.

Lebih lanjut, Yulianus yang juga pengurus DPP KNPI ini menyampaikan salam PAPEDA. Bahwa kemanusiaan adalah kodrat tertinggi di atas ideologi apapun di muka bumi ini. Ia juga menghimbau aparat Kepolisian, dan instansi penegak hukum untuk bekerja secara profesional mengungkap motif dibalik pembunuhan yang terjadi.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru