Benny Rhamdani : Kalian Pekerja Migran, Berangkat Secara Resmi, Bukan Rekrutan Oleh calo

- Jurnalis

Jumat, 2 September 2022 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansah Noor menghadiri pelepasan 96 CPMI Program G to G Korea Selatan sektor manufaktur pada Kamis (1/9/22) di El Royal Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kehadiran Wakil Menteri dan pejabat-pejabat tinggi pada kegiatan-kegiatan pelepasan CPMI ini merupakan gagasan dan keinginan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Benny Rhamdani.

“Ini mimpi saya, Melepas para PMI ibarat melepas kontingen atlet Olimpiade. Setiap pelepasan kita hadirkan tokoh-tokoh hebat di negara ini. Menko ekonomi, Menteri BUMN, Anggota DPR. Dan hari ini wakil Menteri hadir. Karena kalian pahlawan devisa negara, layak dilepas secara hormat dan mendapatkan perlakuaan hormatoleh orang-orang penting. Begitu juga jaket kuning yang dipakai para PMI,” ujar Benny.

Lanjut Benny, dulunya, acara-acara seperti ini, seperti Prelimanary, seolah-olah dilakukan secara diam-diam. Orang daerah dkumpulkan di satu tempat entah di wisma apa Namanya, setelah selesai mereka pulang kampung, kemudian tiba-tiba terbang. Sekarang semua secara serba terbuka dan transparan.

“Kalian pekerja migran yang berangkat secara resmi. Bukan pekerja yang direkrut oleh calo. Kalian orang-orang teruji yang memiliki keahlian, kompetensi bahasa yang layak untuk bertarung dalam kompetensi global merebut peluang kerja diluar. Ini yang perlu kita buktikan pada rakyat Indonesia dan juga mereka yang membutuhkan kita disana,” tutur Benny.

Baca Juga :  Respon Cepat BP2MI Atas Pemulangan PMI Terkendala Dari Malaysia

Benny juga mengatakan, ditengah anggaran BP2MI yang tidak kunjung meningkat, BP2MI tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk para PMI. Jangan sampai para PMI menjual harta benda keluarganya untuk bekerja keluar negeri.

“Selemah-lemahnya iman di kepimpimpinan saya. Khusus untuk G to G, jika kita belum bisa membebaskan semua biaya, minimal, negara dengan kemampuan anggaran, di BP2MI yang kecil anggarannya, kita buktikan bahwa negara hadir, prelim dibebaskan tidak dibebankan pada PMI, menginap selama dua malam dihotel bintang empat sebelum terbang, itu dibebaskan dari PMI,” kata Benny.

Diakhir sambutannya, Benny berpesan kepada para CPMI yang akan berangkat untuk menguatkan mental sebelum berangkat bekerja diluar negeri.

“Berangkat dengan kepala tegak, tumbuhkan mental! Yakinkan negara itu membutuhkan orang Indonesia untuk bekerja disana,” ujar Benny.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang juga memberikan sambutan dihadapan para PMI mengatakan, selama covid, Indonesia terdampak ekonomi sangat kuat. Seluruh ekonomi dunia hampir lumpuh selama dua tahun belakangan ini. Setelah covid mereda, penempatan PMI sudah mulai digalakkan kembali oleh negara melalui BP2MI.

Baca Juga :  Kembali BP2MI Gagalkan Upaya Pengiriman 87 CPMI Ilegal ke Timur Tengah

“Kurang lebih seratus ribu orang sudah diberangkatkan ke negara pemempatan pada tahun ini oleh BP2MI. Saya berikan apresiasi yang sangat kuat. Dikondisi saat ini, kita masih bisa menempatkan PMI. Dan luar biasa, tanggal 12 September nanti BP2MI akan memberangkatkan 2.500 PMI. Semoga kita bisa bangkit dari keterpurukan. Applause untuk BP2MI dan Pak Benny,” ujar Afriansah Noor.

Afriansah berharap kedepannya para PMI tidak hanya bekerja disana, namun juga bisa menjadi duta bangsa yang membanggakan Indonesia di negara penempatan nanti. Saya kuga berpesan setelah diberikan fasilitas oleh negara dan dengan gaji yang besar, tetap menjadi orang yang baik.

“Nanti setelah sampai luar negeri, disana jangan kabur, kerja dengan sungguh-sungguh, lalu yang pinjam KTA, jangan lupa bayar. Jangan sampai kalian berdosa kepada negara yang sudah memfasilitasi,” tutup Afriansah.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru