Dari Perjalanan Kongres Sampai Program Kerja Sosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 14 Juli 2022 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Wahyudin Syamsu ( Ketum AWDI )

zonapers.com, Jakarta – Kemajuan organisasi itu dapat diukur dengan kemampuan para pemimpin dan jajaran pengurusnya dalam mengelola dan memanage organisasi profesi agar mandiri dan kokoh, Bila Ilmu berorganisasi tidak dimiliki maka organisasi itu akan berantakan stagnan jalan ditempat.

Maka untuk membangun kelancaran sebuah organisasi dibutuhkan aturan main, dibutuhkan pengertian kesadaran dan dedikasi loyalitas yang tinggi terhadap pribadi yang terlibat di dalam organisasi itu sendiri dengan bersandar pada acuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah ditetapkan bersama sebagai aturan serta rambu rambu yang harus dipatuhi.

Organisasi Profesi Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) setelah perjalanan dari hasil Kongres nya di Gedung Juang 45 Menteng Raya 31 Jakarta Pusat, terus membangun dan memantapkan Program Kerjanya di tingkat Dewan Pimpinan Pusat, sebab Bila kedudukan di Tampuk kepemipinan Pusat tidak berjalan dengan maksimal untuk ukuran organisasi skala Nasional ini akan berimbas pada kepentingan Wilayah Kabupaten dan tingkat Kota, dan ini tidak luput dari sorotan berbagai kalangan dan Masyarakat luas.

Keberadaan organisasi di tingkat Pusat harus tetap eksis dengan Program kerja serta keberadaanya yang jelas dikantor dengan domisili yang telah ditetapkan dan diketahui bersama oleh semua pihak, dari seratus persen pengurus yang aktif itu enampuluh Sampai empat puluh persen pengurus yang aktif itu organisasi dinyatakan berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Rekam Jejak Dan Kiprah Ahmadi, Ketua Bawaslu Kabupaten Pati

Dengan telah dilaporkanya kegiatan dan Program kerja di tingkat Pusat kepada Instansi terkait oleh Organisasi di tingkat Pusat ini merupakan bagian dari keberadaan serta eksistensi organisasi Sampai tingkat Daerah. Maka hal ini perlu dilakukan di tingkat Wilayah Provinsi Kabupaten dan Kota agar Organisasi yang kita jalani memiliki nilai yang tinggi sebagai kemitraan juga memagari organisasi pengurus dan anggotanya Bila berbenturan dengan hukum, dengan kata lain kita terbuka profesional dan bukan organisasi kaleng kaleng yang cuma rapat retorika sibuk soal lapak, sementara mencuri dan menipu karya dan kerjaan orang lain. Dan hal ini banyak terjadi di sekeliling kita.

Untuk itu sebagai sebuah aturan yang telah disepakati bersama dari hasil Kongres itu ada Musyawarah Wilayah di Tingkat Provinsi yang melibatkan DPC Kota dan Kabupaten yang bertujuan untuk bahan acuan penguatan dan kemajuan organisasi dengan bangga menuju pengukuhan dan pelantikanya.

Baca Juga :  Ingin Hadir Di Istana Saat 17 Agustus? Kesempatan Emas Ini Tak Datang Dua Kali!

Bila di tingkat Pusat Ada aturan Pembentukan Sidang Sidang Komisi Baik Sidang Komisi Organisasi yang mengatur tata cara Pemilihan Ketua dan Para Pimpinan, Komisi rekomendasi yang membahas tentang pengurus dan anggota serta Komisi Program kerja yang terencana dengan benar dan terarah Baik itu Program jangka panjang menengah dan Program pendek, serta diskusi untuk revisi Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga yang nantinya di rekomendasikan di tingkat Pusat dalam acara Rapat Kerja Nasional.

Musyawarah Wilayah ini merupakan kewajiban disetiap Provinsi yang mengarah kepada sebuah kekuatan serta pemetaan Wilayah Kabupaten dan Kota dalam memperkuat Pengurus serta anggota organisasi yang kita cintai bersama ini.

Dengan perjalanan serta pencapaian Baik itu kegiatan sosial karya dan kekaryaan yang dijalin dengan kemitraan semoga Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Baik di tingkat Pusat Wilayah Kabupaten dan Kota di Wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia Ini akan lebih mantab dan memiliki kemajuan yang kita harapkan bersama.14/07/2022/,BWS.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru