GEMPARKAN IBU KOTA! Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 516 Kg Sabu, 2,6 Juta Jiwa Terselamatkan

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi luar biasa dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dalam sebuah operasi besar yang mengguncang jaringan narkotika internasional, aparat berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 516 kilogram atau setengah ton! Barang haram senilai Rp516 miliar ini nyaris beredar di tengah masyarakat, Jakarta, (15/8/25).

Tak tanggung-tanggung, pengungkapan ini menyelamatkan 2,6 juta jiwa dari ancaman kerusakan mental, fisik, dan kesehatan yang mematikan. Operasi ini bukan hanya penggerebekan biasa, tapi bukti nyata komitmen Polda Metro Jaya mendukung program prioritas nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Kabupaten Sumedang Berikan Apresiasi Terhadap Polri Dalam Pengungkapan Kasus Pembunuhan Brigadir J

“Ini adalah bentuk nyata perlawanan terhadap kejahatan terorganisir yang mengancam masa depan bangsa,” tegas perwakilan Polda Metro Jaya dalam konferensi pers yang digelar dan diliput langsung oleh berbagai media nasional.

Dalam pengungkapan ini, sebanyak 7 orang tersangka diamankan. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari kurir, pengedar, hingga bandar besar dalam jaringan narkoba lintas negara.

Kini, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara hingga 20 tahun.

Baca Juga :  Irjen ATR/BPN Minta Sentul City Tak Asal Gusur Soal Sengketa Di Bojongkoneng

Pesan Tegas untuk Masyarakat: Saatnya Bersatu Melawan Narkoba!

Dalam kesempatan itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan pesan penting bagi seluruh elemen bangsa:

“Kita tidak boleh kalah. Generasi muda harus dilindungi. Saatnya bersatu melawan narkoba, demi masa depan Indonesia yang bersih dan kuat.”

Konferensi pers berlangsung dalam suasana aman dan tertib, menjadi penanda kuat bahwa aparat tidak tinggal diam dalam menghadapi ancaman narkotika.

Pewarta: Syaiful.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru