Irjen TNI Pimpin Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa TA 2025, Dorong Transparansi dan Profesionalisme

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta

Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, atas nama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, memimpin penandatanganan kontrak bersama pengadaan barang dan jasa secara kolektif Unit Organisasi (UO) Mabes TNI Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/01/2025).

Selain di Mabes TNI, proses penandatanganan kontrak ini juga dilakukan serentak di UO TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Panglima TNI, melalui amanat yang dibacakan oleh Irjen TNI, menekankan tujuan utama dari penandatanganan kolektif ini, yaitu mempercepat daya serap anggaran sekaligus mencegah potensi kegiatan lintas tahun.

Baca Juga :  Irwasda Polda Jabar Buka Rakernis Tahti 2026, Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengingatkan pentingnya komitmen para penyedia untuk menjaga kualitas barang dan jasa serta ketepatan waktu dalam pelaksanaan kontrak. Ia juga meminta para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia untuk memanfaatkan aplikasi e-katalog dan e-purchasing guna menjamin transparansi dan efisiensi pengadaan.

“Para penyedia harus mengutamakan kualitas barang dan jasa, serta ketepatan waktu dalam serah terima hasil pekerjaan sesuai kontrak. Saya berharap semua pihak menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme,” ujar Panglima TNI.

Selain itu, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), termasuk Irjen TNI, diharapkan dapat memastikan pelaksanaan pengadaan berjalan sesuai prosedur, mencegah penyimpangan, dan meningkatkan akuntabilitas anggaran.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Pastikan Pilkada Jatim 2024 Berjalan Aman

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Asrenum Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Aster Panglima TNI, Kapuspen TNI, Komandan/Kabalakpus TNI, serta para PPK dari UO Mabes TNI. Mitra kerja Mabes TNI juga hadir melalui Direktur Utama dan perwakilan perusahaan yang terlibat dalam kontrak pengadaan.

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa berjalan tepat waktu, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dengan pendekatan kolektif ini, TNI berharap dapat memperkuat sinergi internal dan eksternal, demi tercapainya kinerja optimal dalam mendukung tugas pokok TNI.

Sumber; Puspen TNI

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru