Kadispen AD : Kami Menyesalkan Tindakan Anggota Pada Peristiwa Di Puncak Jaya

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen Kristomei Sianturi melalui Kanal Medsos milik TNI AD, menyesalkan tindakan anggota TNI-POLRI yang telah melakukan penyiksaan terhadap salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) yang berinisial DK, Puncak Jaya, Papua, Senin, 25/3/24.

” DK mengalami pemukulan oleh anggota TNI ketika tertangkap pasca Patroli TNI-POLRI setelah ada informasi dari masyarakat bahwa akan ada pembakaran Puskesmas di Omukia,Puncak Jaya,” Ucap Kadispenad.

Baca Juga :  Gerak Cepat Babinsa Kodim 0210/TU Bantu Penanganan Bencana Longsor Di Humbahas

Peristiwa yang menjadi viral tersebut, sangat di sayangkan oleh Kristomei, sebab Pihak TNI AD tidak pernah mengajarkan bahkan tidak pernah membenarkan tindak kekerasan saat mengambil keterangan dari terduga.

Video yang sempat viral melalui medsos ( @red ).

” Apapun prasangka atau praduganya, anggota TNI harus tetap menggunakan Standar Operasi Penanganan ( SOP ) yang berlaku, sekali lagi, mungkin itu terjadi dampak dari emosional para oknum anggota TNI, yang marah ketika dari keterangan terduga, DK ingin membakar Puskesmas dan dia memang pernah menyerang petugas selama ini,” Tutur Brigjen Kristomei.

Baca Juga :  Prajurit Hiu Perkasa Yonmarhanlan III Berikan Pelatihan Navigasi di Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan Tri Saka TNI 2024

” Pihak TNI memprihatinkan dan menyesalkan peristiwa itu yang sudah viral itu,” Tutup Kadispenad AD.

Redaksi.

 

 

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru