Kapolri : Tidak Ada Toleransi dan Ruang Bagi Bandar Narkoba, Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 16 Juli 2022 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, SUMEDANG – Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukan keseriusannya dalam memberantas peredaran Narkoba di Indonesia.

Pada tanggal 28 April 2022 Tim Gabungan Satgassus Polri dan Direktorat IV Narkoba Polri berhasil membongkar 2,5 Ton sabu wilayah Aceh dan Jakarta.

Kemudian pada tanggal 12 Juli 2022 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya peredaran Narkoba jenis Ganja seberat 130 Kilogram jaringan Aceh, Jakarta dan Jawabarat.

Kapolri Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyatakan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap kasus yang menjadi perhatian masyarakat seperti kejahatan Jalanan, kejahatan ekonomi dan peredaran Narkoba.

Baca Juga :  Polsek Koja Gelar Program Jum'at Curhat di Pasar Koja, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

“Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini”. Tegas Kapolri

“Karena itu saya berikan apresiasi kepada rekan-rekan yang telah melakukan pengungkapan, sehingga bisa menjadi kontribusi bagi kita untuk menjaga agar program pemerintah mewujudkan SDM unggul, untuk menuju Indonesia maju atau Indonesia Emas betul betul bisa kita jaga”. Tambahnya.

Baca Juga :  SEMANGAT WARGA GENENG DALAM TMMD SENGKUYUNG II DI KODIM DEMAK

“Saya harapkan ke depan pengungkapan besar terus dilakukan dan mencegah agar Narkoba tidak masuk kedalam negeri, sehingga generasi muda bisa terjaga dari ancaman Narkoba”. Ujarnya

“Saya mohon informasi dan kerjasama terus ditingkatkan, kemudian kita harus memiliki daya tangkal dan daya cegah, terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba”. Pungkas Kapolri.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru