Karang Taruna Tunas Mekar Desa Cilembu Sukses Berinovasi dengan Budidaya Jamur Tiram

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Cilembu, Pamulihan

Karang Taruna (Karta) Tunas Mekar RW 02, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, kini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi lokal dapat membawa perubahan besar bagi ekonomi desa. Dalam waktu singkat, para pemuda ini berhasil mengubah lahan kosong menjadi ladang produktif melalui budidaya jamur tiram yang menjanjikan.

Dimulai sejak Oktober 2024, usaha budidaya ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Baru dua bulan berjalan, setiap panen kami mampu mengumpulkan 5-7 kilogram jamur. Dengan harga jual sekitar Rp 10.000 per kilogram, pendapatan harian kami bisa mencapai Rp 70.000,” ungkap Zainudin, salah satu anggota Karta Tunas Mekar, dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga :  Proyek Pembongkaran Wisma Fajar Diduga Bahayakan Keselamatan, LP2KP Desak Penghentian Sementara

Namun, usaha ini bukan tanpa hambatan. Cuaca panas ekstrem menjadi kendala utama karena suhu tinggi menghambat pertumbuhan jamur tiram yang membutuhkan kondisi sejuk. Meski demikian, semangat pantang menyerah tetap menyala. “Kami berencana memperluas skala produksi hingga 5.000 baglog agar hasil panen lebih maksimal dan penghasilan meningkat,” tambah Zainudin.

Kesuksesan Karta Tunas Mekar tidak lepas dari peran Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar, yang memberikan pinjaman tanpa bunga (qardhul hasan), pelatihan teknis, dan bantuan pemasaran. “Kami mendukung penuh karena budidaya ini tidak hanya mendongkrak ekonomi, tetapi juga menginspirasi anak muda untuk berinovasi,” ujar Kirman, pendamping dari LAZ Al-Azhar.

Baca Juga :  Air Terjun Sotaro Gehomo Sihugu Hugu, Surga Tersembunyi di Hutan Tanah Masa Nias Selatan

Dengan semangat dan dukungan yang kuat, Karta Tunas Mekar bercita-cita menjadikan Desa Cilembu sebagai pusat produksi jamur tiram di wilayah Pamulihan, bahkan melangkah ke pasar yang lebih luas. Harapannya, ini akan membuka lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Kisah sukses ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, kolaborasi, dan inovasi, para pemuda desa dapat menjadi motor penggerak perubahan. Kita tunggu langkah besar selanjutnya dari Karta Tunas Mekar!

Pewarta; Ujs

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru