Karnaval Klenteng Hok Tik Bio Libatkan Puluhan Anggota Brimob dan Alugoro Kompi Senapan C

- Jurnalis

Jumat, 20 Januari 2023 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Pati – Puluhan anggota Brimob dan Alugoro Kompi Senapan C akan dilibatkan dalam prosesi karnaval, sebagai puncak perayaan menyambut Tahun Baru Imlek 2574 yang digelar klenteng Hok Tik Bio Pati, Minggu (22/1). Selain itu, pada pawai yang akan dihadiri Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, juga akan didukung 600 orang peserta, dari berbagai elemen masyarakat.

Sebanyak 20 anggota Alugoro Kompi Senapan C dan 20 Brimob Pati, Jumat (20/1) terlihat mengikuti gladi bersih di klenteng Hok Til Bio. Mereka memperagakan cara membawa kiyu (tandu). Regu I berjumlah 8 orang, membawa kiu patung Kongco (embah laki-laki).

Baca Juga :  Tradisi Ngarak Dan Ngumbah Pusaka Libatkan Ratusan Massa Keliling Alun- alun Sumedang

Dibelakangnya, regu II berjumlah 4 orang, membawa kiyu patung King Hok Bio (dewa bumi) dari klenteng Juwana. Dan regu III, juga 4 orang membawa patung Hok Tik Sin dan Yan Hian Siang Tee (dewa obat) dari Pati.

Tetua klenteng Hok Tik Bio Pati, Edy Siswanto menyatakan jika pelaksanaan karnaval sebagai simbol membuang sial (sengkolo), atau dijauhkan dari bencana. “Mudah-mudahan pawai lancar” ujarnya, Jumat (20/1).

Sementara itu, koordinator kegiatan perayaan Imlek Hok Tik Bio Pati, Atha S merincikan peserta karnaval. Diawali regu pembawa lambang dan pejabat negara. “Kemudian marching band SD Rajawali Juwana, sanggar Tri Dharma Mekar Teratai Dewa Demi, bendera klenteng, dan barongsai Satya Wadya.

Baca Juga :  Terjun ke Dunia Politik, Giring 'Nidji' Syukuran di Rumahnya

Kemudian drum band Salafiyah Kajen, pakaian adat KKUB Juwana, serta barongsai Naga Emas. Disusul drum band Misbahul Ulum Pasucen Trangkil, dan barongsai Laksa Dharma. Lalu, sanggar tari Tondonegoro, barongsai Dharma Asih, drum band  Groovy dan reog Ponorogo.

Atha S menambahkan, pada Sabtu (21/1) malam, jalan Pemuda diupayakan akan ditutup. “Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan membludaknya pengunjung yang mencari hiburan. Pihaknya akan menyajikan hiburan reog dan barongsai. Serta memamerkan aneka cindera mata.(Alwy/@Gus kliwir)

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru