Kembali, 7 Perahu Nelayan Vietnam Tertangkap Di Natuna

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Sedikitnya ada 12 perahu nelayan negara asing memasuki perairan Indonesia tanpa idzin, kembali terbanyak dari Vietnam lagi, ada 7 perahu nelayan Vietnam melakukan illegal Fishing di daerah Natuna Utara, zona perselihan yang masih di Claim oleh kedua negara.

” Tren Nelayan Vietnam adalah mengambil teripang laut atau mentimun laut,” Ujar Direktur Pantauan dan Operasi Armada Kementerian Kelautan Dan Perikanan ( KKP) Pung Nugroho Saksono kepada awak media, termasuk zonapers.com.

Indonesia dan Vietnam saling berselisih tentang masalah Zona Ekonomi Eksklusif ( ZEE) di dekat kepulauan Natuna tepatnya di laut Natuna Utara yang berbatasan dengan laut China Selatan, dan kedua negara ini pun telah melakukan upaya negosiasi batas Maritim selama bertahun tahun serta melakukan proses Provisional Arrangement ( pengaturan sementara) mencegah munculnya insiden kapal kapal nelayan di daerah tumpang tindih.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Banten Gelar Anev Bidang Kamseltibcar Lantas

Presiden Indonesia Joko Widodo pun telah berbicara kepada Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh pada Bulan April lalu agar mempercepat perundingan ZEE.

Indonesia juga merasa terbebani dengan keberadaan kapal-kapal Vietnam dan hampir 500 warga Vietnam dengan status macam macam di Indonesia, Vietnam selama Wabah COVID-19 menunda kepulangan warganya yang tertangkap dan juga telah menutup Negara nya sementara guna menghindari penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  Untuk Ketua BEM UI,Kalau Mau, Silahkan Terima Tantangan Mereka Untuk Mengunjungi Daerah Konflik KKB Tanpa Pengawalan

Seorang nelayan yang tertangkap dan hanya menyebutkan nama Mr. Bien mengatakan, ” Staf Kedutaan Vietnam di Indonesia pernah mengatakan akan terus berusaha memfasilitasi kepulangan mereka secepat mungkin, namun sejauh ini juga kami belum melihat kemajuan apapun, ” Tutup Bien.

( Redaksi).

Berita Terkait

FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
FWK Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Penurunan Merah Putih dan Perusakan Garuda Pancasila di Aceh
FWK,Santun Berbahasa adalah Pilar Menjaga Persatuan Bangsa
Kapolri Cup 2026 Perkuat Prestasi dan Sportivitas
Raja Pane: IKAPSI Harus Menjadi Kekuatan Pembangunan Sipirok
FWK Imbau Presiden Hentikan Pernyataan Lemahkan Semangat Masyarakat
Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:08 WIB

FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:06 WIB

FWK Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Penurunan Merah Putih dan Perusakan Garuda Pancasila di Aceh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:19 WIB

FWK,Santun Berbahasa adalah Pilar Menjaga Persatuan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolri Cup 2026 Perkuat Prestasi dan Sportivitas

Berita Terbaru

Berita

Aparat Bersenjata Lengkap Geruduk Lapas Sumedang

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:39 WIB