Kepala BP2MI Terus Berikan Pembekalan kepada PMI program G – to – G ke Negara Korea Secara Masif

- Jurnalis

Senin, 8 Agustus 2022 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani kembali mengajak Pekerja Migran Indonesia melaporkan ke lembaga tersebut jika ada oknum nakal di Lembaga Pelatihan Kerja disaat berikan pembekalan kepada PMI di Hotel El Royale Jakarta. senin, (8/9/22).

Benny Rhamdani mengatakan, ajakan itu merupakan cara BP2MI melawan kampanye dan propaganda penempatan kerja ilegal yang marak dilakukan oleh oknum melalui media sosial.

Baca Juga :  Oesman Sapta Odang Berikan Pujian Kepada Benny Ramdani Atas Capaian Kinerja Lindungi Pekerja Migran Indonesia

“Tolong kalian (PMI) harus berani melaporkan itu karena saya sudah dengar. Ada yang diminta Rp10 juta, Rp20 juta, Rp30 juta,” kata Benny saat melepas PMI program antar pemerintah Indonesia-Korea Selatan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dia meminta pekerja migran melaporkan oknum nakal penempatan tenaga kerja ke BP2MI. “Laporkan itu kepada kami. Jangan ragu, jangan takut,” katanya.

Baca Juga :  Benny Rhamdani : Pelepasan PMI Ke Luar Negeri Selayaknya Negara Pelepas Kontingen Olimpiade!

Jika informasi pekerja migran dimintai uang oleh oknum-oknum di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) benar adanya, menurut Benny, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus melaporkan agar pemerintah dapat memberikan pelindungan.

“Kalian dilindungi oleh negara, kalian dilindungi oleh pemerintah, kalian dilindungi oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia,” pungkas Benny. (Hans Montolalu)).

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru