Ketua KPK Tuai Kontroversi Saat menemui tersangka Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Ketum Partai Mahasiswa : Masalahnya dimana?

- Jurnalis

Senin, 7 November 2022 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Senin 7 November 2022, Ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) Turut mengomentari persoalan kontroversi yang muncul di tubuh lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah ketua KPK menemui Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Lukas Enembe beberapa hari yang lalu di Jayapura.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tidak sama sekali melanggar aturan perundang-undangan. ” Seorang Pimpinan Lembaga Penegak Hukum, menemui orang yang sedang berperkara, dalam kapasitas sebagai pimpinan yang memimpin penyidikan dan pertemuan tersebut dilalukan secara terbuka dan informasinya kemudian disampaikan ke publik, ini salahnya dimana? Dan apa yang sebenarnya dipersoalkan? Kata eko dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Sehari Usai Dilantik, Wabup Sumedang Kunjungi SKPD Lingkup PPS

Ketua KPK Tuai Kontroversi Saat menemui tersangka Dugaan Korupsi Lukas Enembe

Kami menilai apa yang di lakukan oleh ketua KPK Firli bahuri adalah bagian dari upaya penegakan hukum, selagi dalam konteks menjalankan tugas penyidikan kami rasa itu bukan persoalan. Dan kami mendukung apapun upaya Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) dalam menegakkan kasus yang sedang ditangani saat ini. Tandas eko

Baca Juga :  Kasus Terduga HM Mulai Tenggelam, Muncul Pagar Laut, Disamarkan Saat Ini Oleh Musibah Banjir, Kapan Selesai Ya?

Terakhir kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak berprasangka buruk atas segala upaya yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan harusnya kita mendukung segala bentuk upaya penegakan hukum yang sedang ditempuh. Tutup Eko.
Editor hans montolalu

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru