Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com,Jakarta.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan percepatan pembangunan 2.603 hunian tetap bagi korban bencana di Sumatra sebagai bentuk kehadiran negara sejak masa tanggap darurat menmaparkan kala mendatangi Kramat Raya,Johar Baru, Jakarta Pusat pada kegiatan berbagi kasih Natal, Jakarta (26/12/25).


Pembangunan tahap awal telah dimulai di Sumatra Utara—meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Sibolga—serta akan segera menyusul ke Aceh dan Sumatra Barat.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Wapres RI Resmi Buka Konferensi Fatayat NU 2024: Dorong Perempuan untuk Berkarya


Maruarar menyebut langkah cepat ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang meminta hunian tetap tidak lagi menunggu fase rehabilitasi.
“Biasanya hunian tetap dibangun belakangan. Presiden Prabowo ingin lebih cepat,” ujar Maruarar usai kegiatan Berbagi Kasih Natal.


Ia menegaskan pembangunan tidak boleh asal cepat. Kepastian lahan, keamanan bencana, akses fasilitas umum, dan jalur logistik menjadi syarat utama.

Baca Juga :  Polres Mamberamo Raya Papua Diserang, Massa Burmeso Mengamuk, Polisi Terpaksa Mundur


“Jangan memindahkan korban bencana ke lokasi yang tidak aman,” tegasnya.
Program ini melibatkan lintas sektor, mulai dari BNPB, TNI-Polri, BUMN, hingga kementerian terkait. Maruarar menekankan, keberhasilan hunian tetap bukan soal angka, melainkan seberapa cepat warga bisa kembali hidup layak dan produktif.

Pewarta: HM.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru