Penasihat Ahli Kapolri Mundur Dari Jabatannya, Ada Apa?

- Jurnalis

Rabu, 10 Agustus 2022 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Jakarta – Usai mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus penembakan Brigadir J, Fahmi Alamsyah, Penasihat Ahli Kapolri Bidang Komunikasi Publik dikabarkan mengundurkan diri.

Fahmi mengaku surat pengunduran dirinya telah dikirim kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (9/8).

“Ya saya secara gentle mengundurkan diri. Suratnya sudah disampaikan hari ini ke Kapolri,” ungkap Fahmi, Rabu (10/8).

Fahmi juga mengatakan bahwa dirinya tidak ada di lokasi tempat kejadian perkara. Namun, dia mengaku memang ditelepon Ferdy Sambo guna dimintai bantuan untuk menyusun pointers untuk keterangan ke media.

Baca Juga :  Polsek Koja Gelar Apel KRYD, Patroli Gabungan Jaga Malam Minggu Tetap Kondusif

Baca juga: Pengakuan Bharada E Pada Kasus Tewasnya Brigadir J: ‘Gak Usah Ditanya Pak, Saya Tulis Sendiri’

Foto: Instagram/fahmisonic

Adapun pengunduran diri Fahmi diterima oleh Kapolri bertepatan pada hari ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka, pada Selasa (9/8) kemarin.

“Jadi kami sedang melakukan pendalaman (dugaan skenario kronologi), tim sedang bekerja tentunya apabila kita temukan pasti kita proses,” ujar Listyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/8) kemarin malam.

Baca Juga :  Seorang Warga Kab. Sangihe Dari Sulut, Melvin Edward Pontoh Kirimkan Surat Untuk KAPOLRI

Diketahui, Fahmi direkrut sebagai Penasihat Ahli Kapolri pada Januari 2020 lalu, saat posisi Kapolri dijabat oleh Jenderal Polisi (purn) Idham Azis.

Ia ditunjuk bersama 16 penasihat ahli lainnya yang tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor KEP/117/I/2020 yang ditandatangani pada Selasa, 21 Januari 2020 lalu.

***

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru