Pentas Urban Art Peunajoh Timphan Piasan Rapai, Kolaborasi Aceh dan Sunda Seni dan Budaya

- Jurnalis

Minggu, 26 Juni 2022 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Bandung – kolaborasi Seni budaya Aceh dan Sunda ditampilkan dalam pagelaran ‘Pentas Urban Art’ yang diselenggarakan di Dago Tea House Taman Budaya, Bandung pada Sabtu (25/06/22).

Pertunjukan Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, bekerjasama dengan Disbudpar Provinsi Jawa Barat, juga melibatkan Keluarga Masyarakat Aceh Bandung (KAMABA).

Plt Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, Selain perhelatan pentas seni, dalam kesempatan ini akan turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS/MoU) antara Disbudpar Aceh dengan Disparbud Jawa Barat.

Baca Juga :  Kapolri-Dewan Pers Bertemu, Sepakat Cegah Polarisasi Pemilu

Objek perjanjian kerja sama ini adalah tentang pengembangan kebudayaan dan pariwisata.

“Hal ini merupakan bentuk tindak lanjut Mou Gubernur Aceh dengan Gubernur Jawa Barat yang dilakukan pada akhir Desember 2021 di Banda Aceh,” ucap Almuniza.

Sementara itu, Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah menambahkan, Pentas Urban Art ini bertujuan untuk mempromosikan seni budaya Aceh, serta mengeratkan hubungan antara pegiat seni Aceh dan Jawa Barat, melalui kolaborasi penampilan seni di satu panggung pertunjukan.

Baca Juga :  Tlogorejo Tlogiowungu Pati Resmi Jadi Kampung Pancasila

Selain itu, Seni tari seperti Seudati, Saman, Rapai Geleng dan Likok Pulo serta kesenian Sunda juga ditampilkan.

Tak hanya kesenian yang ditampilkan dalam event ini, tersedia juga bermacam ragam kuliner seperti kopi, thimpan & aneka makanan Khas Aceh lainnya di Stand ‘Jambo Kuliner’. (Ijal)

Berita Terkait

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru