Polda Metro Idzinkan Pengawalan Ambulans Asal Tidak Arogan

- Jurnalis

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya telah melakukan pelarangan terhadap anggota Lalu Lintas untuk tidak melakukan pengawalan terhadap mobil mewah, motor gede atau kelompok Sepeda.

Namun, hal ini berbeda dengan masyarakat yang melakukan pengawalan terhadap mobil ambulans.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, sepeda motor atau masyarakat boleh saja melakukan pengawalan terhadap mobil ambulans apabila tak melakukan pelanggaran.

“Kita bisa lihat sejauh apa kepentingannya. Misalnya masyarakat mengawal ambulans ada komunitas yang sukarela juga mengawal ambulans, Buat saya ke depan yang penting pengawalan tersebut tidak arogan, tidak mengganggu pengguna jalan lain seolah-olah jadi pemilik jalan. Kalau orang enggak mau minggir, dipecah-pecahin kaca spionnya. Kalau terjadi, itu pelanggaran hukum,” Kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (24/3/21).

Baca Juga :  FIFGROUP Menjadi Bagian Dalam Pameran Terbesar Di Asia Tenggara Yang Di Selenggarakan Oleh GIIAS

Namun, apabila saat melakukan pengawalan bertemu dengan anggotanya. Maka, pengawalan tersebut bakal diambil alih oleh aparat Kepolisian.

Baca Juga :  Kasad Resmikan Gereja El Shaddai Wujud Nyata Jaga Toleransi Dan Keharmonisan Umat

“Tapi kalau mereka baik-baik saja sesuai aturan, kalau papasan dengan anggota saya, mungkin akan saya perintahkan anggota saya ambil alih untuk ngawal,” Ujar Dirlantas Polda Metro itu.

” Hal ini dikarenakan, tugas pengawalan tersebut hanya boleh dilakukan oleh anggota Polri dan TNI yang memang bertugas untuk melakukan pengawalan. Namun, Polri kan juga punya diskresi, kita bisa lihat sejauh apa kepentingannya,” Tutupnya.

( Redaksi /Z2).

Berita Terkait

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:22 WIB

PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Berita Terbaru

Opini

Memelihara Harapan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:18 WIB

Berita

Ibunda Anton Charliyan Wafat, Penggiat Pers Turut Berduka

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB