POLRI Sarankan Pihak Keluarga Brigadir J, Laporkan Kalo Benar Ada Peretasan

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2022 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, JAKARTA – Mengaku menjadi korban peretasan orang tak dikenal. Ada sebanyak 5 ponsel yang diretas, di sampaikan oleh Pihak keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di Jambi.

Informasi tersebut disampaikan melalui Bibi Brigadir Yosua, bernama Rohani Simanjuntak pada Selasa (12/7/22) kemarin.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menanggapi info tersebut dengan tegas mengatakan pihaknya belum menerima laporan soal peretasan itu.

“Itu informasi ya, informasi yang belum kami terima. Tentu nanti kita akan cek kembali, apakah benar informasi tersebut,” kata Ramadhan saat jumpa pers di Mabes Polri di Jakarta Selatan, Rabu (13/7/22).

Baca Juga :  Polsek Koja Gelar “Jum’at Curhat,” Bangun Kedekatan dengan Warga untuk Tingkatkan Kewaspadaan

Ramadhan menyarankan agar pihak keluarga Brigadir Yosua melaporkan dugaan peretasan itu ke kantor polisi terdekat. Ramadhan menjamin laporan itu pasti akan ditindaklanjuti.

“Kalau memang ada peretasan, tentu bisa melaporkan kepada kepolisian terdekat ya. Jangan menjadikan sebuah isu. Tetapi kita akan melayani laporan-laporan siapa pun laporan yang kita terima tentu kita akan tindak lanjuti,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua dan Komisioner KPU Paniai Diduga Terlibat Suap Rp 200 Juta, Polisi Turun Tangan

Sebelumnya, Brigadir Yosua tewas ditembak rekannya sesama polisi, yakni Bharada E.

Di mana, Brigadir Yosua diduga melakukan pelecehan terhadap istri Irjen Sambo, Putri Ferdy Sambo. Putri menjerit dan meminta tolong yang kemudian didengar Bharada E.

Baku tembak pun terjadi di rumah dinas tersebut pada Jumat (8/7) sore. Brigadir Yosua tewas setelah mendapat luka tembak. Sementara Bharada E tak mengalami luka.

 

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru