Polsek Pamulihan Lakukan Antar Jemput Siswa Karena Harus Jalan Kaki 15 KM

- Jurnalis

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com. Sumedang. – Puluhan siswa SMPN 2 Pamulihan terlihat antusias karena saat ini mereka tidak perlu lagi berjalan kaki menempuh jarak 15Km untuk ke Sekolah.

Pasalnya siswa dari SMPN 2 Pamulihan ini akan di antar jemput oleh mobil Patroli Polsek Pamulihan.

Sebanyak 20 orang siswa ini berkumpul di halaman Desa Cimarias dan dijemput mobil patroli Polsek Pamulihan untuk diantarkan ke SMPN 2 Pamulihan.

Asep Saepudin Kepala Sekolah SMPN 2 Pamulihan menjelaskan pihak sekolah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Polsek Pamulihan yang bersedia untuk mengantar jemput anak didiknya.

Baca Juga :  Genderang LKBB KERIS 2.0 Ditabuh, 25 Tim Paskibra se-Jabotabek Adu Kekompakan di SMP Negeri 27

“Dengan adanya program antar jemput dari kepolisian ini kami sangat terbantu, pasalnya di Desa Cimarias ini belum terdapat transportasi umum sehingga para siswa harus berjalan kaki ke Sekolah”. Terang Asep.

Polsek Pamulihan Lakukan Antar Jemput Siswa Karena Harus Jalan Kaki 15 KM

“Selama ini siswa berjalan kaki, apabila hujan mereka kehujanan dan kelelahan sehingga cukup mengganggu proses belajar siswa.” Ucap Asep.

Iptu Ardiyanto Kapolsek Pamulihan menerangkan pihaknya menerima informasi dan keluhan dari orang tua siswa mengenai adanya para siswa yang berangkat sekolah dengan berjalan kaki.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Utara Sebarkan Sukacita Natal di Yayasan Bunga Bakung

“Berawal dari informasi yang kami dapat dari pihak sekolah dan orang tua siswa, akhirnya kami melaksanakan kegiatan antar jemput siswa ini”. Ujar Ardi

“Sebanyak 20 siswa kita antar jemput baik saat berangkat maupun saat pulang sekolah dengan menggunakan Kendaraan Dinas Patroli Polsek Pamulihan”. Tambah Ardi.

“Kegiatan ini akan terus kita laksanakan dalam rangka membantu dan memudahkan para siswa dalam proses belajar.” Pungkas Ardi. (Ujs)

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru