Polwan Parung Kembalikan Anak Hilang kepada Orang Tuanya

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Polwan Polsek Parung, Polres Bogor, berhasil menemukan dan mengembalikan seorang anak laki-laki yang dilaporkan hilang di wilayah Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jumat (14/11/25).

Peristiwa bermula ketika warga melapor melihat seorang anak berjalan sendirian tanpa pendamping. Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Jabon Mekar Bripka Ririn bersama Babinsa Pelda Juwari segera menuju lokasi dan membawa anak itu ke Mapolsek Parung untuk didata. Anak tersebut mengaku bernama Muhammad Ayup Putra, namun belum dapat memberikan alamat lengkap selain menyebut nama orang tuanya.

Baca Juga :  Kades Ngemplak Lor, Adakan Jalan Sehat, dan lomba lain sambut Budaya Sedekah Bumi

Karena identitas keluarganya belum ditemukan hingga malam hari, anak tersebut sementara dititipkan pada salah satu keluarga besar Polsek Parung demi keamanan dan kenyamanan. Pencarian keluarga kembali dilanjutkan keesokan harinya, dengan Bripka Ririn terus mendampingi dan menenangkan anak tersebut.

Informasi kemudian diperoleh dari seorang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bernama Deni, yang menyampaikan melalui media sosial bahwa Ayup merupakan santri di sebuah pondok pesantren di Tajurhalang. Setelah dipastikan, polisi mengantar Ayup ke pondok pesantren dan menyerahkannya kepada orang tuanya yang telah menunggu. Pihak pondok menjelaskan bahwa Ayup keluar dari pesantren pada Kamis (13/11/2025) karena rindu kepada orang tuanya.

Baca Juga :  Alun-alun Sumedang Bersiap Tampil Baru: Era Baru Ikon Kota Dimulai

Keluarga dan pihak pesantren menyampaikan apresiasi kepada Polsek Parung atas penanganan yang cepat dan humanis.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat, terutama terkait keselamatan anak, harus ditangani secara profesional dan responsif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat anak tanpa pendamping atau situasi lain yang berpotensi membahayakan.””Ujs

Sumber : Humas Polda Jabar.

Pewarta : UJS.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru