Presiden: Gerakan Anti Korupsi Harus Terus Digalakkan, Takutlah Kepada Allah dan Neraka!

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2020 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com — Perilaku korupsi yang kerap dilakukan oleh para pejabat kembali disorot oleh Presiden Republik Indonesia ‘Ir. H. Joko Widodo’ (Jokowi).

Presiden menegaskan, bahwa gerakan budaya anti korupsi harus terus digalakkan dan masyarakat harus tahu apa itu korupsi, gratifikasi, serta menjadi bagian untuk mencegah korupsi.

Menurut Presiden, takut melakukan korupsi bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan terhadap penjara.

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi Massal Akabri 96, Kapolri: Terus Bekerja Keras Tanggulangi Covid-19
Saat pembacaan doa bersama (Istimewa)

“Tapi juga bisa didasarkan kepada ketakutan pada sanksi sosial, takut dan malu kepada keluarga, tetangga, dan Allah SWT, kepada neraka,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi secara virtual, Rabu (26/8), di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut, mantan gubernur Jakarta itu mengingatkan, melakukan korupsi tidak hanya berujung pada hukuman di dunia. Dia menegaskan perilaku korupsi juga dilarang di semua agama.

Baca Juga :  Babinsa Wonosalam Kembangkan Metode Komsos Dengan Prokes
Presiden RI ‘Ir. H. Joko Widodo’ (Istimewa)

“Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi bagian penting dari gerakan budaya anti korupsi ini.” Tuturnya.

Dengan keteladanan semuanya, perbaikan regulasi dan reformasi birokrasi, Presiden yakin masyarakat akan menyambut baik gerakan budaya anti korupsi ini. Kepala Negara sampaikan akan terus mengikuti aksi pencegahan korupsi ini dari waktu ke waktu. Pungkasnya.

(Red)

Editor : NjOy

Berita Terkait

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.

Minggu, 27 September 2026 - 19:09 WIB

Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:24 WIB