PT. Kaya Ilmu Bermanfaat, Bedah Buku Karya Ronny Sompie

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

PT Kaya Ilmu Bermanfaat mengadakan Bedah Buku yang akan
diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 29 November 2022, pukul 13.00 s/d 16.00 WIB. PT
Kaya Ilmu Bermanfaat yang didirikan atas inisiasi oleh seorang akademisi dan praktisi muda
yang juga selaku Direktur PT Kaya Ilmu Bermanfaat, yaitu Dr. Tina Amelia, S.H., M.H., CLA.,
beralamat di Legenda Wisata, Ruko Newton, Blok U1 No. 5, telah cukup banyak mengadakan
webinar tentang hukum dan juga telah menerbitkan buku yang sudah banyak jumlahnya.

Salah satu buku terbitan PT Kaya Ilmu Bermanfaat terbaru adalah buku Exit Strategy Polemik
Migran Indonesia yang ditulis oleh Dr. Ronny F. Sompie, SH., MH., dengan pemateri dalam
acara ini terdiri dari 6 orang yaitu, Prof. Dr. H. Faisal Santiago, SH., MH., selaku Direktur
Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Ir. Bambang Bernanthos, MSc., selaku Rektor
Universitas Borobudur, Benny Rhamdani selaku Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia, Adv. Dr. Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH., MH., CLA., CIL., CLI., CRA., selaku
Presiden Kongres Advokat Indonesia, Dr. Lucky Agung Binarto, S.H., C.N., MH., selaku Staf
Ahli Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia Bidang Ekonomi, dan Andry Indrady,
Amd.Im, Grad.Dipl.PA, MPA, Ph.D., selaku Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Gorontalo.

Pembahasan dalam buku ini banyak membahas mengenai peliknya masalah yang dapat
menimpa para calon dan Pekerja Migran Indonesia atau biasa disebut PMI. Maraknya modus
operandi penipuan dengan mengatasnamakan jasa penyalur pekerja untuk meraup
keuntungan sebesar-besarnya dari para calon PMI yang kurang waspada.

Baca Juga :  Apel Akbar Operasi Lilin Lodaya 2024: Kapolda Jabar Pastikan Natal dan Tahun Baru Aman

Banyak juga ditemukan PMI yang sudah bekerja ternyata mereka masuk melalui jalur illegal yang tidak
terdaftar yang akan menyusahkan mereka dalam mengurus izin tinggal. Akibatnya mereka
dianggap sebagai orang-orang gelap yang bisa dideportasi sewaktu-waktu. Dalam buku ini
juga menjabarkan problematika pelindungan PMI yang salah satu diantaranya tentang
kebijakan mempekerjakan PMI Indonesia di 3 Benua yaitu Asia, Eropa dan Amerika. Buku ini
membahas peran pemerintah Indonesia dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia yang
masih belum maksimal dan membahas secara khusus tentang keimigrasian, dimulai dari
penjelasan tentang definisi keimigrasian, fungsi keimigrasian, peran Direktorat Jenderal
Imigrasi dalam pencegahan Pekerja Migran Indonesia non prosedural, dan juga penegakan
hukum dalam bidang keimigrasian.

Acara Bedah buku ” Exit strategy polemik Migran Indonesia ” yang ditulis oleh Bapak Irjen Pol purn Dr Ronny Sompie, SH., M.H diadakan di Ruang Prof. Dr. H. Basir Barthos Gedung D Lantai 1 Universitas Borobudur.

Bedah buku ini sangat berkaitan dengan Upaya Pencegahan Pekerja Migran Non Prosedural yang sejatinya dapat dilakukan melalui Digitalisasi Basis Data dan dapat dilakukan dengan adanya daya dukung koordinasi antar kementerian dan Lembaga Terkait.

Solusi tersebut mengadopsi kebijakan kebijakan yang dibuat oleh beberapa negara di dunia yang dibandingkan dan tentunya telah dianggap cocok jika akan diterapkan di Indonesia.

Buku ini ditulis oleh Dr Ronny F Sompie agar bisa mendapatkan pengalaman penting bagi Pekerja Migran Indonesia yang berada di Negara penempatan dalam menghadapi segala persoalan. Melalui pengalaman yang sejatinya pernah diemban oleh Dr Ronny Sompie sebagai Dirjen imigrasi Republik Indonesia.

Baca Juga :  Ruas Tol Cisumdawu Seksi 2 Gagal Di Buka Untuk Arus Mudik 2022

Beberapa Panelis yang ikut serta membahas secara keseluruhan isi dari buku yang ditulis oleh beliau.

Buku ini juga memberikan solusi dalam memperkuat
Pelindungan Hukum Pekerja Migran Indonesia, yaitu dengan adanya Digitalisasi Basis Data
yang dapat dilakukan dengan adanya daya dukung koordinasi antar kementerian dan
Lembaga Terkait dalam upaya Pencegahan Pekerja Migran Non Prosedural. Buku ini bisa
didapatkan di Toko Buku Gramedia Jabodetabek, Malang dan Surabaya.
Selain di toko buku Anda juga bisa langsung memesan melalui marketplace Shoppe dan Tokopedia tinggal search
toko Kamuhukum anda akan bisa langsung memesan buku ini dan tinggal tunggu buku
sampai ditangganmu.

Tentang Dr. Ronny Frangky Sompie, SH., MH.
Dr. Ronny Frangky Sompie, SH., MH., merupakan seorang akademisi sekaligus praktisi dalam
aspek hukum. Sebagai akademisi beliau memiliki ekspertis di bidang hukum dengan riwayat
pendidikan yang menempuh program sarjana hingga doctoral di program studi hukum.

Sebagai praktisi sesuai dengan pengalaman kariernya, beliau memiliki kredibilitas di bidang
komunikasi publik dan keimigrasian. Beliau adalah seorang tokoh Polri terkenal yang pernah
menjabat sebagai Kapolda Bali dan Kepala Divisi Humas Mabes Polri. Selanjutnya sejak 10
Agustus 2015, beliau mengemban amanat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian
Hukum dan HAM dan saat ini beliau merupakan Analis Keimigrasian Ahli Utama.

Penulis Hans Montolalu

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru