Ronny F Sompie Diperiksa KPK Terkait Kasus Harun Masiku, Ungkap Fakta Perlintasan

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta

Mantan Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie, menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (3/1/2025). Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus Harun Masiku, buron KPK yang hingga kini masih dalam pengejaran.

Dalam pemeriksaan tersebut, Ronny mengungkapkan dirinya dimintai keterangan sebagai saksi terkait perlintasan Harun Masiku saat menjabat sebagai Dirjen Imigrasi. Sebanyak 22 pertanyaan diajukan penyidik KPK, sebagian besar berfokus pada rekaman CCTV yang menunjukkan perlintasan Harun.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Pimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps di Sibolga

“Pertanyaan yang diajukan masih seputar perlintasan Harun Masiku saat saya menjabat sebagai Dirjen Imigrasi,” ujar Ronny kepada awak media setelah pemeriksaan.

Ketika ditanya soal tidak adanya laporan perlintasan Harun pada masa itu, Ronny menjelaskan bahwa dirinya tidak menerima instruksi atau perintah pencegahan dari Kemenkumham maupun KPK. “Saat itu, tidak ada instruksi pencegahan terhadap Harun Masiku,” tegasnya sambil tersenyum.

Ronny juga menegaskan bahwa dirinya hanya memberikan keterangan yang diminta penyidik terkait perlintasan tersebut dan tidak banyak yang bisa diungkap lebih lanjut. “Pertanyaan penyidik hanya seputar perlintasan, selebihnya belum bisa saya jelaskan secara rinci,” tambahnya.

Baca Juga :  Kantor Desa Bak Istana, Warga Menangis Dalam Nestapa LBH GBPI; Tumpas Habis Mafia Tanah

Kasus Harun Masiku telah menjadi perhatian publik sejak lama. Hingga kini, keberadaan Harun masih menjadi teka-teki, meski berbagai upaya telah dilakukan oleh KPK untuk mengejarnya. Pemeriksaan Ronny F Sompie menjadi salah satu langkah KPK untuk menggali fakta lebih dalam terkait pergerakan Harun sebelum ia dinyatakan buron.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru