Si Jago Merah Mengamuk Di Lapas Tangerang, 41 Orang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 8 September 2021 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.COM, TANGERANG – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang diamuk si Jago Merah pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 01.45 Wib dini hari dan berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 04.00 Wib.

Penyebab kebakaran akibat korsleting arus pendek listrik. Sel yang terbakar ini di huni 122 orang tahanan dalam kasus khusus Narkoba. Gumpalan asap hitam dan sengatan api panas mengakibatkan 41 orang tahanan meninggal. Sementara 8 orang tahanan lainnya masih terkulai lemas.

“Korban meninggal dan luka, semuanya dievakuasi ke RS Umum terdekat,” ujar Kabag Humas Ditjen Pas Kemenkumham RI, Rika Aprianti kepada wartawan Rabu (8/9/2021).

Ditambahkan, Ditjen Pas Kemenkumham RI membuka kontak seluler bagi pihak keluarga yang ingin mengetahui kondisi warga binaan. Dapat menghubungi call center di nomor 081383557758 selama 24 jam.

Di tempat terpisah, Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Reynhard Silitonga mengatakan, Lapas tersebut ada tujuh blok. Di mana per blok itu ada sembilan kamar. Yang terbakar ini adalah Blok C2.

Menurut Reynhard, di Blok C2 terdapat satu Aula dan sembilan kamar Sel. Dihuni 122 orang tahanan.

“Saat kebakaran, semua pintu kamar terkunci. Hal ini mengakibatkan pembatasan tak sempat menyelamatkan diri,” tutur Reynhard.

Data yang diperoleh dari Ditjen PAS menyebutkan, Lapas Kelas 1 yang terletak di Jl. Veteran Kota Tangerang berkapasitas 600 orang. Namun dinikmati oleh 2.072 orang tahanan dan Narapidana. Jumlah itu mengalami kelebihan kapasitas hingga 245 persen.

Baca Juga :  Satbrimob Polda Banten Laksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pilkades 2021

YPGL

Berita Terkait

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Berita Terbaru