Hampir 700 Wartawan Mengikuti Rapid Test Virus Korona

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2020 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Bertempat di Klinik Kementerian Informasi dan Komunikasi ( Kemeninfo ) Jalan Merdeka Barat no.9 Jakarta Pusat, dengan di ikuti oleh pihak keluarga dari karyawan Kemeninfo dan kurang lebih 700 wartawan dari berbagai Media, mengikuti test kesehatan Rapid Test virus korona, Selasa 7/4/20.

Rapid Test yang di selenggarakan gratis itu diramu pula dengan sistem Drive thru, baik via kendaraan roda dua dan roda empat, semua mengikuti protokol kesehatan dari pihak Kemeninfo.

Dari kalangan insan pers atau media, hampir 700 wartawan mengikuti Rapid Test menepis pernyataan Ketua Asosiasi Jurnalis Indonesia Jakarta yang menyatakan Wartawan jangan di istimewakan untuk mengikuti Rapid Test gratis di semua kementerian dan lembaga.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Sudah Mencapai Target Di Wilayahnya, Ini Penjelasan Kapolres Sumedang

” Why not? Kita kan tim lapangan, ketika di kasih kesempatan gratis, ambil saja, lagi pula kalau kegiatan ini dilakukan dilingkungan tempat tinggal kita, belum tentu kita punya waktu, sementara kita sendiri butuh kepastian, apakah kita terpapar atau tidak,” Ujar Guntur kameraman salah satu TV Swasta terkenal di indonesia.

Wartawan media kaca ikut Rapid Test via Drive thru

“Ah, kita tetap mengantri dengan tertib koq, mengisi formulir pendaftaran dan mengikuti prosedur yang berlaku, sesuai protokolnya, tidak di istimewakan dalam hal pelayanan, dikasih kesempatan karena kita orang yang terjun langsung ke daerah terpapar, kita juga harus tetap kontrol kesehatan dong,” Ucap Heru, wartawan media portal.

Baca Juga :  Usai Hari Raya,Masuk Jakarta Akan Di Perketat

Rapid Test Virus Korona adalah tindakan yang di sarankan oleh Presiden RI Joko Widodo, guna mendapatkan jumlah angka manusia yang terpapar covid-19, semua warga negara wajib menjalani itu, sementara di beri kesempatan awal bagi kalangan pewarta, di karenakan berbagai faktor pertimbangan pola kerja wartawan rentan terpapar juga, beda dengan profesi lain.

( ZP1 ).

Berita Terkait

Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:22 WIB

PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Berita Terbaru