Kuasa Hukum HCB: Klarifikasi Ke PMJ Adalah Keinginan Penyidik,Di Tunda Bukan Kemauan Ketum PWI Pusat

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa media melemparkan isyu tidak sedap tentang ketidakhadiran Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Pusat yang sah, Hendry CH Bangun yang dipanggil penyidik pada tanggal 11 Oktober 2024 ke Polda Metro Jaya, yang menurut media tersebut menunda pemeriksaan.

” Dari sini kita bisa menilai, bahwa kerja wartawan tersebut tidak profesional di bidangnya, sebab seharusnya mereka mengkomfirmasi kebenarannya kepada Ketum PWI atas keterangan itu, baru di beritakan,” Ujar Dadang Gorilla selaku Wartawan yang telah lama menjadi anggota PWI dan Pemegang kartu UKW level Madya.

Baca Juga :  Kampung Silat Rawa Belong Gelar Festival Seni Dan Budaya, Di Hadiri Gubernur DKI

Menanggapi isu tentang penundaan klarifikasi, kuasa hukum Ketum PWI Pusat HMU.Kurniadi, SH, MH menjelaskan bahwa ketidakhadiran Hendry pada Jumat(11/10)bukan karena permintaan kliennya.

“Pak Hendry sudah siap hadir pukul 14.00 WIB, tetapi penyidik memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Kurniadi yang akrab dipanggil Boy ini.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1710-06/Agimuga Gelar Sosialisasi Larangan Miras di Distrik Agimuga

Setelah berkoordinasi dengan penyidik, klarifikasi dijadwalkan ulang pekan depan. “Jadi, tidak benar jika dikatakan Pak Hendry yang meminta penundaan,” tambah Kurniadi, yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan doktor hukum di Universitas Diponegoro.

Berita Terkait

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.
Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Puskesmas Tanah Masa Hadir di SDN 075077 Bawo Ofuloa, Vaksinasi Siswa Berlangsung Tertib dan Aman.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Berita Terbaru