Gunung Cakrabuana Terancam Gundul, Warga Soroti Dugaan Pembalakan Liar

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com,Tasikmalaya.


Tasikmalaya kembali dihebohkan dengan munculnya dugaan aktivitas ilegal logging di kawasan Gunung Cakrabuana. Tumpukan kayu pinus berukuran besar terlihat siap diangkut menggunakan kendaraan, memicu keresahan warga sekitar.


Masyarakat menyebut penebangan dan pengiriman kayu diduga sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait legalitas penebangan dan lemahnya pengawasan di kawasan hutan tersebut.

Baca Juga :  Koordinasi LBHK-W Solok bersama Pemda Solok Berbuah Kesepahaman


“Kalau memang resmi, mana izin dan pengawasannya?” ungkap salah seorang warga.


Gunung Cakrabuana sendiri dikenal sebagai kawasan penting penyangga ekosistem dan sumber resapan air bagi wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

Warga khawatir jika kerusakan hutan terus terjadi, bencana seperti longsor, banjir bandang, hingga kekeringan bisa mengancam masyarakat.

Baca Juga :  Sosok Humanis Kombes Pol. Jhon Mantiri: Dari Brimob Hingga Kepala Keamanan MK yang Disegani


Publik kini mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya praktik pembalakan liar di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi terkait legalitas penebangan maupun pengiriman kayu pinus yang diduga berasal dari kawasan Gunung Cakrabuana.

Pewarta: Wira.

Berita Terkait

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.
DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.
Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.
Dikepung Asap Dan Panas Membara, Brimob Terus Bergerak: Pengabdian Tak Boleh Padam.
Polda Jabar Dorong Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Parenting di SLBN Cileunyi.
Kuasa Hukum Pengki Sailun Desak Kades Cibatu Buka Data Tanah.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:05 WIB

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WIB

Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.

Rabu, 16 September 2026 - 21:04 WIB

DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.

Selasa, 15 September 2026 - 20:43 WIB

Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.

Berita Terbaru

Berita

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:37 WIB