Zonapers.com, Tapteng.
Ambruknya pelindung tebing sungai Sibuluan, yang berada dilingkungan pemukiman warga yang padat penduduk pada pasca banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada Akhir 2025 yang lalu,menjadi sorotan warga Sibuluan.
Hal itu di utarakan warga Sibuluan, Ribu Simatupang, yang juga aktivis pemerhati pembangunan Sibolga dan Tapteng, kepada Media Zonapers.com, kejadian ambruknya sheet pile atau pelindung tebing sungai Sibuluan, pada pasca banjir bandang yang melanda kabupaten Tapanuli Tengah. Selasa, ( 22/7/26 ).

Karena dahsyatnya banjir bandang di sungai Sibuluan, membuat sheet pile pelindung tebing sungai ambruk. Dan sheet pile tersebut terletak dekat dengan pemukiman masyarakat.
“Kalau terus dibiarkan, tidak di percepat pembangunannya, sungai Sibuluan akan melebar, dan akan merusak pemukiman masyarakat” Kata Ribu Simatupang.

Padahal kata Ribu Simatupang, di pinggiran sungai Sibuluan terletak Masjid, Gereja HKBP, dan Sekolah Dasar Swasta. Selaku kami sebagai masyarakat korban banjir bandang, supaya mempercepat pembangunan, apalagi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasotion, sudah pernah mengunjungi tempat ini.
Harapan kami, kepada Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan PSDA batangtoru,supaya secepatnya merealisasikan pembangunan pelindung tebing sungai Sibuluan, untuk menghindari bertambah longsoran tebing sungai.
Pewarta: Syabil



































































