AWDI Menggeliat, Pers Di Pandang Sebelah Mata Oleh Pemerintah

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2020 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Ditengah penggelontoran dana sebesar Rp.450 Trilyun rupiah oleh pemerintah pusat kepada seluruh tim di lini penanganan wabah Covid-19 dan realisasi pembebasan Narapidana sebanyak 30.000 orang termasuk Koruptor dan Bandar Narkoba, sedikitpun pemerintah tidak menyinggung tentang eksploitasi perjuangan insan pers di Indonesia.

Hampir seluruh media di Indonesia juga ikut merasakan dampak dari penyebaran virus korona, bahkan di Australia 60 media ternama telah gulung tikar akibat dari Covid-19 ini, mengapa pemerintah indonesia lupa akan nasib pilar ke 4 bangsa ini, apakah ada skenario politik lagi untuk memusnahkan kehidupan pers di indonesia, masyarakat pun ikut menanyakan hal tersebut.

Baca Juga :  Lanal Simeulue Gelar Serbuan Maritim Di 4 Titik Kabupaten Pesisir Aceh

Perusahaan Pers yang telah bergabung di Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI ) pun menyuarakan hal tersebut kepada pengurus DPP Pusat di Jakarta.

Baca Juga :  Mayjen TNI Iwan Setiawan Hadiri Seminar Delegasi SOFINS 2023 Di Perancis

” AWDI akan segera bentuk Posko Jurnalis untuk hal seperti ini, di awali dengan Posko di daerah Pulogadung,” Ujar Budi Wahyudin selaku Ketua Umum AWDI.

” Kita bangun Posko perduli jurnalis, biar pemerintah bisa ikut perduli dengan eksistensi kita sebagai kaum pewarta,” Lanjut Ali Nasrulah sebagai Sekertaris Jenderal AWDI.

( ZP1 ).

Berita Terkait

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba
AWPI DKI Jakarta Kukuhkan Yamarlin Hulu sebagai Ketua.
FWK: Wartawan Kawal Kasus MBG, Kejagung Dituntut Lebih Transparan Dan Bisa Bekukan Harta Tersangka
FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat
FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:52 WIB

AWPI DKI Jakarta Kukuhkan Yamarlin Hulu sebagai Ketua.

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:42 WIB

FWK: Wartawan Kawal Kasus MBG, Kejagung Dituntut Lebih Transparan Dan Bisa Bekukan Harta Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:45 WIB

FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Berita Terbaru