Benih Lobster, Ketika Dikatakan Merugikan Negara Kenapa Tidak Di Legal kan?

- Jurnalis

Rabu, 14 Juli 2021 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Kembali 3 orang tersangka yang di duga akan menyelundupkan Benih Lobster/Benur, tertangkap dengan lebih 6000 benih siap di kirim ke Sumatera via jalur darat yang di perkirakan negara akan mengalami kerugian 6 milyar rupiah akibat tindakan itu, Minggu 11/7/21.

Dengan berbagai modus dan scenario yang terbungkus rapih pun para pelaku tetap saja membandel dan melakukan tindakan ilegal dikarenakan hasil dari penjualan Benih Lobster amatlah menggiurkan, dan seluruh petugas dengan sigap menangkap dengan alasan terlarang dan merugikan negara bahkan ancaman hukuman pelakunya di atas 5 th penjara.

Benih Lobster yang menjanjikan masa depan

Redaktur zonapers.com mencoba melakukan berbagai analisa dan investigasi dilapangan, yang hasilnya menurut tim Redaktur alangkah lebih baik meresmikan ekspor benih lobster ke manca negara dengan alasan sebagai berikut ;

  1. Apa yang dikatakan berdampak pada kelestarian benih Lobster itu sendiri boleh dikatakan tinggal membatasi kwantitas jumlah benih setiap bulannya yang akan di ekspor, lagipula Laut Indonesia memiliki kekayaan benih Lobster yang amat sangat luar biasa, murni dari alam. Dan Pemerintah dapat devisa serta pemasukan dana dari penjualan tersebut.
  2. Jika ingin Budi Daya sendiri, terapkan ilmu budi daya tersebut kepada warga/kaum nelayan yang ingin membudidayakan agar benih tersebut bisa lebih berharga ketika di jual dalam kondisi yang lebih besar. ( sampai saat ini, baru negara Vietnam yang berhasil membudidayakan benih lobster yang dalam tempo 3 bulan sudah layak jual).
  3. Legal kan penjualan Benih Lobster dengan aturan aturan serta pajak yang tinggi agar negara dapat pemasukan yang luar biasa daripada di kuasai penjualan nya oleh seberapa kaum yang kenal dengan kebal birokrasi negara.
Baca Juga :  Untung Kurniadi,SH,MH : Pencopotan Pimpinan BGN, Bukti Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi

Jadi, kesimpulan nya menurut redaktur, jangan pernah menyebutkan negara mengalami kerugian jika ada tindakan penyelundupan Benih Lobster ketika hal itu belum di analisa.

Baca Juga :  Subsidi 18 T, Gojek Bertekad Menyaingi Grab

” Jika tidak mau merugi,ya lakukan tindakan yang menguntungkan negara lah, bukan malah mendiamkan nya saja, cari win win solution, lagipula Alam Indonesia kaya raya dari dahulu kala, ” Tutup Dadang selaku Pemimpin Redaksi zonapers.com.

( Redaksi).

Berita Terkait

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
155 Paket Vape Etomidate di PIK 2 Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Pemilik Sebenarnya
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
Cluster Bukit Nirmala PIK 3 Diduga Jadi Lokasi Penyimpanan 155 Etomidate, Polisi Masih Kembangkan Kasus
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:59 WIB

155 Paket Vape Etomidate di PIK 2 Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Pemilik Sebenarnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Berita Terbaru