Dampak Telatnya Bantuan, Ratusan Warga Korban Banjir Bandang Sumut Serbu & Jebol Gudang BULOG, Beras & Minyak Goreng,Ludes Dijarah

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi mencekam terjadi di Gudang Bulog Sarudik, Sibolga, Sabtu (29/11/25). Ratusan warga korban banjir bandang mendadak menyerbu, menjebol pintu gudang, lalu menjarah habis isi gudang karena mengaku bantuan tak kunjung datang.

Sekitar pukul 15.50 WIB, gelombang massa terus membludak dan tak dapat dibendung. Beras dan minyak goreng yang tersimpan di gudang Bulog dibongkar paksa dan dibawa pergi oleh warga yang sudah kehabisan kesabaran.

Baca Juga :  HUT RI-77, Presiden Joko Widodo Kenakan Baju Adat Dolomani Dari Sulawesi

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, membenarkan kejadian dramatis tersebut.
“Massa tidak bisa ditahan lagi. Semua beras dan minyak goreng habis dijarah. Kami masih mendata kerugiannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa petugas keamanan yang berjaga kewalahan menghadapi jumlah warga yang mencapai ratusan.
“Personel keamanan kalah jumlah, situasi langsung tak terkendali,” katanya.

Baca Juga :  LKBPH PWI Pusat, Gelar Stand Bantuan Hukum Tentang Problematika Hukum Di Dunia Pers Indonesia Pada HPN Kalsel 2025

Hingga berita ini diterbitkan, Bulog belum dapat memastikan total kerugian karena proses pendataan masih berlangsung di tengah kondisi lapangan yang belum stabil.

Insiden ini langsung memicu perhatian publik karena memperlihatkan betapa gentingnya situasi warga yang terdampak banjir bandang dan lambatnya distribusi bantuan.

#Dari berbagai Nara sumber.

Redaksi.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru