Dinas Pertanian Tapteng, di Nilai Lamban Menangani Penyakit PMK Hewan Ternak

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, TAPTENG – Sebagai upaya pengendalian penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, di Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Warga meminta Dinas Pertanian percepatan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Hewan Ternak.

Lasmaria Simatupang, warga Kelurahan Sipange mengatakan, Selasa (6/9/22) pada Media Zonapers.com, supaya Dinas Pertanian Tapteng, sudah semakin mewabahnya Penyakit, Mulut dan Kuku (PMK) hewan Ternak, Sapi dan Kerbau, meminta percepatan Vaksin bagi hewan ternak di percepat.

“Sebaiknya percepatan pengadaan Vaksin harus segera dilakukan, sebagaimana pemerintah kita menangani Covid 19, dan di prioritaskan kepada daerah yang sudah terpapar PMK” Kata Lasmaria Simatupang.

Kalau terus di biarkan, tanpa adanya penanggulangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kemungkinan besar akan mewabah ke hewan ternak lainnya, pasalnya, sudah ada hewan ternak yang terkena Penyakit, Mulut dan Kuku (PMK) dalam beberapa minggu ini.

Baca Juga :  Ketua PWI Gorontalo, Fadli Poli, Siap Hadiri HPN 2025 di Kalimantan Selatan

Lasmaria juga mengatakan, pada tanggal Senin 30 Agustus 2022, Dinas Pertanian Tapteng, pernah datang ke Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, hanya untuk Sosialisasi, tetapi bukan untuk vaksinasi dan pengobatan ternak sapi yang sakit. “Datang hanya seremonial saja, bukan vaksin dan pengobatan langsung hewan ternak yang terkena wabah PMK”

“Harusnya ke datangan Dinas Pertanian mengambil sikap tindakan pengobatan langsung terhadap sapi dan kerbau yang sakit” bukan hanya tiori, Keluhnya Lasmaria.

Sementara itu, Roslida Zega, warga Kelurahan Sipange, memintah pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, agar segera melakukan pengobatan hewan ternak kerbaunya yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), kuku kaki kerbau semacam mau terkelupas dan mengeluarkan aroma busuk.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Pimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps di Sibolga

“Selain kukunya semacam mau terkelupas dan beraroma busuk”. Ternak kerbau juga tidak mau makan, nampak terlihat semacam bersariawan, dan tertidur saja, Keluh Roslida Zega.

Roslida Zega, meminta pada Instansi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, agar segera melakukan langkah langkah pencegahan, dan melakukan vaksin penyembuhan Penyakit Mulut dan Kuku, hewan ternak, guna menghindari mewabah ke Ternak lainnya, Harapnya.

Kadis Pertanian Kabupaten Tapanuli Tengah, Herman Suwito, belum dapat di konfirmasi di kantornya. Kata salah seorang anggota Satpol PP yang menjaga di kantor tersebut, bahwa Kadis jarang masuk kantor, Terangnya.

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:41 WIB

Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Berita Terbaru