Kamis Ini, Dua Pasar Besar Di Surabaya Di Tutup Total

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2020 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Surabaya.

Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung di Kota Surabaya, resmi ditutup Pemerintah Kota mulai hari ini Kamis, 7/5/20. setelah dua pedagang yang memiliki stand di kedua pasar tersebut meninggal dunia akibat Covid-19.


“Dua pedagang tersebut punya satu stand di Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung. Meninggal terkonfirmasi tanggal 30 April lalu,” kata Agus Hebi Kabag Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya kepada rekan-rekan wartawan, Kamis 7/5/20.

Illustrasi ditutupnya pasar ketika Pandemi


Untuk itu, Pemerintah Kota Surabaya pagi ini langsung melakukan rapid test kepada seluruh pedagang. Jika dari rapid test tersebut ditemukan ada pedagang yang positif, maka Pasar Simo di Jalan Simo Kalangan dan Pasar Simo Gunung di Jalan Banyu Urip akan ditutup selama 14 hari ke depan.

Baca Juga :  Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Kunto Kirim 450 Prajurit Yon Armed 5/105 Lindungi Perbatasan Indonesia-Malaysia


Pedagang atau warga yang positif rapid test, selanjutnya akan menjalani tes lanjutan dan kasus akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Sambil menunggu proses itu, pedagang yang positif akan dikarantina untuk mencegah menyebaran virus yang semakin meluas.


“Kan di pasar itu ada dua, pedagang pasarnya dengan pedagang pasar tumpah. Nah, yang di luar pasar itu kan PD Pasar tidak membina mereka. Ini agak susah. Tapi tadi kita langsung ikutkan rapid test. Kalau ada yang positif kita haruskan karantina,” tambahnya.

Baca Juga :  PT. Cinta Raja Adakan Kegiatan Bantuan Sosial Ke Yatim Piatu Di Sekitaran Kecamatan Silinda


Agus mengatakan, sebelumnya Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya) telah melakukan sosialiasi ke pasar-pasar yang ada di Surabaya, untuk menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, wajib mencuci tangan, dan pengecekan suhu.
Meski begitu, penyebaran virus di pasar masih sulit dibendung. Beberapa pasar di Surabaya seperti Pasar PPI, Pasar Kupang Gunung dan Pasar Jojoran 1 sudah lebih dulu ditutup akibat ada pedagang di pasar tersebut yang diketahui terjangkit Covid-19. Sedangkan Pasar Kapasan dan Pasar Grosir Surabaya (PGS) sudah kembali beroperasi sejak 18 April lalu, setelah sempat ditutup selama 14 hari.

( Eddy Khoiri ).

Berita Terkait

FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat
FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:45 WIB

FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:22 WIB

PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Berita Terbaru