Kapolri Tekankan Sinergi Hadapi Potensi Bencana di Apel Kesiapsiagaan Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Forkopimda Jabar menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Selasa (5/11/2025). Kegiatan ini dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, dan diikuti oleh unsur TNI-Polri, BPBD, Basarnas, BMKG, PMI, serta relawan kebencanaan.

Apel tersebut merupakan kegiatan serentak secara nasional untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana menghadapi potensi bencana menjelang musim hujan. Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan Gubernur, ditekankan pentingnya sinergi dan respons cepat seluruh elemen dalam menghadapi bencana demi keselamatan masyarakat

Baca Juga :  Jelang Putusan MK, Babinsa Tingginambut Sampaikan Pesan Damai kepada Warga

Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Jawa Barat termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di Indonesia. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan. “TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bergerak bersama agar dampak bencana bisa diminimalkan,” ujarnya.

Berdasarkan data BMKG, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan dengan potensi curah hujan tinggi di Jawa Barat hingga Januari 2026. Fenomena La Niña yang terdeteksi hingga Februari 2026 juga diperkirakan meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Baca Juga :  Menilik Kasus Pekerja Migran Yang Bermasalah Di Negara Kamboja

Apel ditandai dengan pemeriksaan pasukan dan peralatan siaga bencana, mulai dari kendaraan SAR, perahu karet, hingga perlengkapan logistik. Dedi berharap kegiatan ini dapat memperkuat budaya tangguh bencana di masyarakat.
“Kita tidak bisa mencegah bencana, tapi kita bisa memperkecil dampaknya dengan kesiapsiagaan, sinergi, dan empati,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polda Jabar

Pewarta: UJS.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru