Obat Generik Hilang Di Pasaran, Obat Yang Berharga Mahal Melimpah, Ada Apa Gerangan?

- Jurnalis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Obat obatan medis yang di katagorikan Generik atau berharga murah, telah langka di apotik apotik besar di Daerah Khusus Ibukota ( DKI) Jakarta, bahkan nyaris tidak ada, Kamis 7/10/21.

Ini di alami sendiri oleh wartawan zonapers, ketika mencari obat generik jenis Glimepirade 4 mg, Metformin 500 mg di Salah satu Apotik terbesar dan terbanyak di Jakarta.

” Sudah habis, adanya yang bermerk lain dengan harga yang lumayan mahal, ” Ujar petugas di Apotik terbesar itu.

Baca Juga :  Polda Jatim Membentuk 38 Posko Pemantauan
Obat non generik dengan harga fantastis.

” Kenapa habis mbak, kan semisal obatnya laku terjual, otomatis mereka akan memperbanyak jumlah produksinya, ” Ujar Topik wartawan zonapers.com.

” Tidak paham, belum ada kiriman lagi dari pabriknya, ” Imbuhnya.

Sebagai informasi, Metformin 500 mg yang generik biasa di jual Rp. 2000/ strip ( isi 10 butir), sementara metformin non generik di jual dengan harga Rp. 24000/strip ( isi sama 10 butir) , sebuah perbandingan harga yang fantastis.

Baca Juga :  Ketua Mahkamah Agung resmikan Bale Agung dan BALI Agung

Ada apa dengan dunia farmasi milik negara, kurang modalkah sehingga harga di luar sana semakin menggila? Atau permainan pasar bebas? Ingat, kepentingan hajat hidup Orang lebih utama daripada mengumpulkan untuk kekayaan pribadi.

( Redaksi).

Berita Terkait

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba
AWPI DKI Jakarta Kukuhkan Yamarlin Hulu sebagai Ketua.
FWK: Wartawan Kawal Kasus MBG, Kejagung Dituntut Lebih Transparan Dan Bisa Bekukan Harta Tersangka
FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat
FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN
Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kombes Pol Dodi Suryadin Resmi Jabat Dirresnarkoba Polda Lampung, Diharapkan Perkuat Perang Melawan Narkoba

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:52 WIB

AWPI DKI Jakarta Kukuhkan Yamarlin Hulu sebagai Ketua.

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:42 WIB

FWK: Wartawan Kawal Kasus MBG, Kejagung Dituntut Lebih Transparan Dan Bisa Bekukan Harta Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:45 WIB

FWK Desak KAPOLRI Segera Kembalikan Rasa Aman Dan Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

FWK Desak Presiden Prabowo, Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

Berita Terbaru