OPM Bertanggung Jawab Atas Penyerangan Dan Pembakaran Kampung Uwibutu Madi,Painai Papua, Mana Komnas Ham ?

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Papua.

OPM menyiarkan secara langsung melalui Media Sosial peristiwa penyerangan ke Petugas TNI-Polri dan pembakaran Kampung Owibutu, Kabupaten Painia, Rabu, 22/5/24.

Undius Kogoya yang mengaku sebagai Panglima OPM Kodap VIII Intan Jaya menyatakan bahwa, ” Pasukannya telah melakukan penyerangan terhadap TNI dan Polri di kampung Uwibutu Madi Distrik Paniai timur, pasukannya melakukan penyerangan pada 21 Mei 2024 pukul 21.00 WPB,  dan Penyerangan ini murni dilakukan oleh OPM tanpa melibatkan pasukan lainnya.”


” Kami melakukan penyerangan ini sebagai bentuk peringatan kepada kolonial Indonesia bahwa, OPM adalah militer Bangsa Papua yang siap beroperasi di seluruh tanah West Papua sehingga Wilayah Paniai juga merupakan wilayah perang, maka jangan tuduh sembarangan, OPM siap bertanggung jawab atas perang pembebasan nasional bangsa Papua di atas tanah air West Papua.” Lanjutnya.

Undius Kogoya menegaskan juga bahwa:

(1). Bertanggung jawab atas Penyerangan TNI dan Polri di Wilayah Uwibutu Madi Paniai, West Papua pada 21 Mei 2024 Pukul 21.00 WPB yang dilakukan oleh pasukannya.

Baca Juga :  Lanud Sultan Hasanuddin Dorong Generasi Emas dengan Uji Coba Makan Bergizi di Sekolah

(2). Kami melakukan penyerangan karena kami sudah mengetahui anggota-anggota Intelijen yang menyamar menjadi Guru, Suster Perawat, Tenaga Medis, Tenaga Sopir taksi, Tukang Ojek dan banyak penyamaran. Pasukan OPM sudah memiliki data dan bukti penyamaran Intelijen Indonesia yang beroperasi di Wilayah Meepago yang bekerja sama dengan orang Papua sehingga yang menjadi target operasi adalah akibat dari perbuatannya sehingga Kolonial Indonesia segera bertanggungjawab.

(3). Kami Menegaskan kembali bahwa Wilayah Paniai adalah perang, dan OPM siap melakukan perlawanan terbuka terhadap Negara Kolonial Indonesia.

(3). Perang ini adalah perang pembebasan nasional bangsa Papua untuk merebut kemerdekaan bangsa Papua 1 Desember 1961 dan Penegakkan Kedaulatan bangsa Papua 1 Juli 1971 yang telah dirampok oleh Kolonial Indonesia melalui rekayasa dan manipulatif.

(4). Kami meminta kepada Kolonial Indonesia dan Warga masyarakat Non Papua yang sedang menguasai tanah West Papua segera tinggalkan Papua secara khusus di Meepago karena kami akan laksanakan operasi teritorial dan Operasi Virus.

Baca Juga :  Hardiknas Di Sumedang Tema Merdeka Belajar

(5). Kami meminta rakyat Papua tetap setia kepada perjuangan pembebasan nasional bangsa Papua dan tidak menjadi penghianat bangsa Papua karena kalau kedapatan kami tidak akan biarkan hidup.

Siaran Pers Komando Markas Pusat Komando OPM ini disiarkan secara langsung oleh Sebby Sambom Juru Bicara Komando Markas Pusat Komando OPM .

Demikian Siaran PersOPM ini disiarkan secara langsung oleh Sebby Sambom Juru Bicara OPM untuk diketahui bersama dan dapat digunakan sebagai bahan media Nasional dan Internasional serta atas kerjasamanya diucapkan banyak terima kasih.

Penyangung Jawab :

Goliath Tabuni.

Melkisedek Awom
Wakil Panglima OPM

Terianus Satto
Kepala Staf Umum OPM.

Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum OPM

=============================
Penyangung Jawab :

Undius Kogoya
Panglima Daerah

Redaksi.

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru
Haru dan Penuh Kebanggaan, 20 Santri TQ Ta’limul Aulad Sukamulya Resmi Diwisuda

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 - 10:30 WIB

Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan

Berita Terbaru