zonapers.com, Nias Selatan.
Aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Desa Eho Baluta, Kecamatan Tanah Masa, Kabupaten Nias Selatan, kerap mengalami keterlambatan akibat kondisi pasang surut air laut yang terjadi hampir setiap hari. Kondisi tersebut berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal yang menjadi akses utama masyarakat kepulauan, Rabu, (1/7/26).
Saat air laut surut, kapal penumpang maupun kapal pengangkut barang kesulitan merapat ke dermaga. Akibatnya, penumpang harus menunggu hingga air laut kembali pasang agar proses sandar dan pelayaran dapat dilakukan dengan aman.
Keterlambatan ini tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik, kebutuhan pokok, hingga hasil perikanan yang menjadi sumber penghasilan utama warga. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas perekonomian masyarakat jika terus berlarut.
Warga Desa Eho Baluta berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera mengambil langkah konkret, seperti melakukan pengerukan alur pelayaran atau meningkatkan fasilitas pelabuhan agar kapal tetap dapat beroperasi meski terjadi surut air laut.
Fenomena pasang surut merupakan kondisi alam yang memengaruhi keselamatan dan operasional pelayaran, sehingga informasi pasang surut menjadi salah satu acuan penting bagi aktivitas kapal di wilayah pesisir.
Sebagai pintu gerbang transportasi laut bagi masyarakat kepulauan, Pelabuhan Desa Eho Baluta diharapkan mendapat perhatian serius. Warga berharap permasalahan yang telah lama terjadi ini segera memperoleh solusi agar akses transportasi laut semakin lancar, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pewarta : JMD.


































































