Penemuan Mayat Bayi di Koja Gegerkan Warga, Polisi Kejar Dalang di Baliknya

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta, 27 Januari 2025

Warga Jalan Walang Baru VI, Koja, Jakarta Utara, digemparkan dengan penemuan tragis mayat bayi perempuan yang ditemukan di dalam kantong plastik hitam. Penemuan ini terjadi di sebuah rumah kosong yang merupakan sitaan bank pada Senin pagi (27/1/2025).

Basrun, seorang warga yang tengah memeriksa pompa air di rumah tersebut, tak menyangka akan menemukan pemandangan mengerikan. Saat membuka kantong plastik yang mencurigakan, ia menemukan bayi yang diperkirakan berusia 6 hingga 7 bulan lengkap dengan ari-ari dan tali pusar. “Saya langsung kaget dan panggil Ketua RT. Tidak tahu siapa yang tega melakukan ini,” ujar Basrun dengan raut wajah syok.

Ketua RT yang menerima laporan segera menghubungi Polsek Koja. Tak butuh waktu lama, polisi yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Alex Candra, SH, tiba di lokasi bersama tim identifikasi Polres Metro Jakarta Utara. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun ada lebam di beberapa bagian tubuh bayi yang memerlukan analisis lebih lanjut.

Baca Juga :  Dibalik Topeng Toko Kain: Polisi Bongkar Sindikat Judi Online di Bandung

Saat ini, polisi tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk siapa yang membuang bayi tersebut. Beberapa saksi, termasuk Saminah, seorang warga yang berada di dekat lokasi, telah dimintai keterangan. “Saya lihat tadi pagi ada motor berhenti sebentar di depan rumah kosong itu, tapi tidak jelas siapa orangnya,” kata Saminah.

Mayat bayi kini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian. Polisi memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas.

Baca Juga :  Himbauan Keselamatan Berkendara dari Kepolisian Jelang Nataru 2025

Penemuan ini memicu reaksi beragam dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan tindakan tidak manusiawi ini. “Ini perbuatan keji. Siapa pun yang melakukannya harus dihukum berat,” kata Yuni, salah satu warga sekitar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada aparat. Mereka juga meminta siapa pun yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan anak, khususnya bayi yang tak berdosa. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tragedi seperti ini tidak terulang kembali.

Berita Terkait

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.
DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.
Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.
Dikepung Asap Dan Panas Membara, Brimob Terus Bergerak: Pengabdian Tak Boleh Padam.
Polda Jabar Dorong Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Parenting di SLBN Cileunyi.
Kuasa Hukum Pengki Sailun Desak Kades Cibatu Buka Data Tanah.
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:05 WIB

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WIB

Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.

Rabu, 16 September 2026 - 21:04 WIB

DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.

Selasa, 15 September 2026 - 20:43 WIB

Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.

Berita Terbaru

Berita

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:37 WIB