Rumah Warga Duri Kepa Dibobol Maling Siang Bolong, Emas 50 Gram Dan BPKB Raib

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Warga Duri Kepa Dibobol Maling Siang Bolong, Emas 50 Gram dan BPKB Raib

Jakarta Barat – Aksi pencurian rumah kosong kembali terjadi di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Rumah milik Achmad (40) yang berlokasi di Jalan Kepa Duri RT 01/RW 04, Kelurahan Duri Kepa, dibobol maling pada Jumat (10/10/25). sekitar pukul 13.30 WIB.

Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil menggondol emas seberat 50 gram, BPKB sepeda motor, serta uang tunai ratusan ribu rupiah.

Menurut keterangan Achmad, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena ia dan istrinya sedang bekerja. “Saya pulang sekitar pukul 16.30 WIB, kaget begitu lihat pintu dan jendela depan ada bekas congkelan benda tajam. Meteran listrik juga mati, padahal biasanya tidak begitu,” ujar Achmad kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.

Setelah masuk ke dalam rumah, Achmad terkejut melihat isi rumah sudah berantakan. “Lemari di kamar sudah diacak-acak, begitu dicek ternyata emas, uang, dan BPKB motor hilang,” tambahnya dengan nada kecewa.

Warga sekitar menduga pelaku sudah mengamati rumah korban sebelumnya. Pasalnya, pencurian terjadi di siang hari saat lingkungan cukup sepi. “Kalau siang memang banyak warga kerja, mungkin itu dimanfaatkan pelaku,” ujar seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Kegiatan Deklarasi Kebangsaan Jemaah Khilafatul Muslimin Ummul Quro Sumedang

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kebon Jeruk. Polisi pun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Kapolsek Kebon Jeruk melalui Kanit Reskrim membenarkan laporan tersebut. “Benar, kami telah menerima laporan. Saat ini tim sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya singkat.

Warga diimbau untuk lebih waspada dan memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, terutama pada jam-jam rawan saat lingkungan sedang sepi.

Pewarta: Hatman Bons.
Redaksi.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru