Serba-serbi KTT G20 Pembahasan Antara Presiden USA Joe Biden Dengan Presiden China Xi Jinping

- Jurnalis

Selasa, 15 November 2022 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Denpasar – Pembicaraan yang dilakukan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan sempat memanas saat kedua pemimpin membahas soal isu Taiwan yang sensitif. Xi bahkan memperingatkan negaranya akan menindak tegas siapa saja yang berusaha memisahkan Taiwan dari China.

Seperti dilansir CNN, Selasa (15/11/2022), Xi dan Biden yang bertatap muka di Bali pada Senin (14/11) waktu setempat dilaporkan melakukan ‘pertukaran pandangan secara terus terang dan mendalam’ soal isu-isu strategis yang penting dalam hubungan bilateral, juga soal isu-isu global utama.

Salah satu isu yang dibahas adalah soal Taiwan, yang diketahui menjadi salah satu pemicu ketegangan antara China dan AS selama ini. Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan menyebut Xi memberikan penjelasan lengkap soal posisi China dalam isu Taiwan dalam pembicaraannya dengan Biden.

Xi, menurut Kementerian Luar Negeri China, sempat memperingatkan Biden dalam pembicaraan di Bali bahwa Taiwan menjadi ‘garis merah pertama’ yang tidak seharusnya dilanggar dalam hubungan China dan AS.

“Dia (Xi-red) menekankan bahwa persoalan Taiwan menjadi sangat inti dalam kepentingan inti China, batu landasan politik dalam hubungan China-AS, dan garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar dalam hubungan China-AS,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

Baca Juga :  Babinsa Serda Fajar Kuswantoro Gelar Komsos Dengan Para Pekerja Perawat Pohon Jati Di Desa Binaan

Pembahasan Antara Presiden USA Joe Biden Dengan Presiden China Xi Jinping

“Siapa pun yang berusaha memisahkan Taiwan dari China akan melanggar kepentingan fundamental bangsa China; rakyat China tentu saja tidak akan membiarkan hal itu terjadi!” imbuh pernyataan tersebut.

Secara terpisah, Biden mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Xi kepada wartawan usai pertemuan yang berlangsung selama tiga jam itu digelar di Bali pada Senin (14/11) waktu setempat. Dijelaskan Biden bahwa dirinya telah memperjelas kepada Xi soal kebijakan AS terhadap Taiwan tidak berubah.

Menurut Biden, dirinya tidak menginterpretasikan adanya ‘upaya segera’ dari China untuk menginvasi Taiwan usai bertemu dengan Xi.

“Saya menjelaskan bahwa kami ingin melihat persoalan lintas selat diselesaikan secara damai, jadi tidak perlu sampai seperti itu,” ucap Biden merujuk pada potensi konflik soal Taiwan.

“Saya meyakini bahwa dia memahami persis apa yang saya katakan,” ujarnya merujuk pada pembicaraan soal isu Taiwan dengan Xi.

Pernyataan soal keyakinan China tidak akan menginvasi Taiwan itu disampaikan Biden setelah empat kali menyatakan AS akan membela Taiwan secara militer jika China mengambil langkah militer terhadap Taipei.

Baca Juga :  Yanti Airlangga Dan IIPG Gelar Jumat Berkah Di Lapas Perempuan Tangerang

Terlepas dari pembicaraan memanas soal isu Taiwan, kedua pemimpin berjanji untuk lebih sering berkomunikasi. Gedung Putih dalam pernyataannya menyebut Biden dan Xi sepakat untuk mengizinkan para pejabat senior kedua negara memperbarui komunikasi soal isu iklim, penghapusan utang dan isu-isu lainnya.

“Kami akan bersaing dengan penuh semangat. Tapi saya tidak mencari konflik. Saya ingin mengelola persaingan ini dengan bertanggung jawab,” ucap Biden usai pembicaraan dengan Xi.

Hal senada juga disampaikan Kementerian Luar Negeri China yang menyebut dunia cukup besar untuk kedua negara hidup berdampingan dan makmur bersama.

“Kedua pihak harus membentuk persepsi yang benar soal kebijakan dalam dan luar negeri, serta niat strategis masing-masing,” sebut Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataannya.

“China tidak berusaha mengubah tatanan internasional yang sudah ada atau mencampuri urusan dalam negeri Amerika Serikat, dan tidak memiliki niat untuk menantang atau menggusur Amerika Serikat,” imbuh pernyataan itu.

Editor hans montolalu

Berita Terkait

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.
Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.
DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.
Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.
Dikepung Asap Dan Panas Membara, Brimob Terus Bergerak: Pengabdian Tak Boleh Padam.
Polda Jabar Dorong Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Parenting di SLBN Cileunyi.
Kuasa Hukum Pengki Sailun Desak Kades Cibatu Buka Data Tanah.
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:05 WIB

UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WIB

Tuti Elawati Nomor Urut 3, Ajak Warga Lambangsari Jaga Persatuan Jelang Pilkades.

Rabu, 16 September 2026 - 21:04 WIB

DPRD Sumedang Bahas Tindak Lanjut Putusan MK 168 dan RUU Perlindungan Buruh.

Selasa, 15 September 2026 - 20:43 WIB

Sumedang Tembus 4 Besar Literasi Jawa barat, Kearsipan Masuk 6 Besar.

Berita Terbaru

Berita

Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:37 WIB