Wabup Fajar Ajak Bentuk Karakter, Melek Literasi Digital, dan Fokus Cita-Cita kepada Siswa SMPN 1 Darmaraja

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Sumedang.

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengajak 950 siswa SMPN 1 Darmaraja memperkuat karakter, literasi digital, dan fokus meraih cita-cita.

Fajar menyampaikan pesan tersebut saat bersilaturahmi sekaligus memonitor sekolah ramah lingkungan di SMPN 1 Darmaraja, Rabu (9/09/2026).

Kehadiran Fajar langsung mendapat sambutan meriah dari para siswa, guru, dan tenaga kependidikan sekolah.

Menurut Fajar, generasi muda Sumedang memegang peranan penting dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

“Kenapa kalian adalah masa depan, ujung tombaknya Kabupaten Sumedang. Fokus kejar cita-cita kalian,” ujar Fajar.

Karena itu, Fajar meminta siswa memperkuat karakter agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

“Yang harus kalian kuatkan adalah fundamental karakter. Jangan terbawa yang namanya FOMO,” tegasnya.

Selain itu, Fajar mengingatkan siswa menjauhi judi online, narkoba, serta pinjaman online yang dapat mengganggu masa depan.

Menurutnya, siswa perlu memahami dampak penggunaan layanan keuangan digital sebelum memasuki dunia kerja.

“Ketika nanti kalian akan masuk ke dunia pekerjaan, histori terkait keuangan kalian itu penting,” katanya.

Namun, Fajar tidak melarang siswa bermain game selama mereka mampu mengatur waktu dan menggunakannya untuk mengasah kreativitas.

Baca Juga :  220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang.

“Bermain game tujuannya untuk mengasah kreativitas kalian.

Tapi jangan jadikan game itu membuat kalian menjadi toxic player,” ujarnya.

Selanjutnya, Fajar mengajak siswa menjadikan permainan sebagai sarana melatih kesabaran, kreativitas, komunikasi, dan kemampuan bekerja sama.

Fajar kemudian meminta siswa menempatkan pendidikan dan cita-cita sebagai prioritas utama dalam menata masa depan.
“Strike to the plan.

Fokus dengan apa yang kalian cita-citakan. Jangan fokus apa yang kalian inginkan,” katanya.

Ia juga mengajak siswa mengutamakan kebahagiaan orang tua sebelum memikirkan urusan pasangan.

“Jangan bahagiakan pasangan kalian dulu. Bahagiakan dulu orang tua kalian.

Urusan pasangan nanti akan ada waktunya,” pesannya.

Berikutnya, Fajar menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi agar siswa tidak mudah percaya terhadap kabar tanpa fakta.

“Jangan gampang termakan hoaks. Jangan gampang tergiring opini,” tegasnya.

Fajar mengutip ungkapan Latin Facta sunt potentiora verbis untuk mengingatkan siswa agar mengutamakan fakta daripada sekadar kata-kata.

Karena itu, ia meminta siswa memeriksa fakta, membandingkan data, dan menelusuri informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Baca Juga :  Yayasan LM Peduli Membagikan Minyak Goreng dan Voucher isi Ulang Gas

“Ketika mendapatkan isu miring atau hal-hal negatif, cek faktanya mana, datanya mana. Buat perbandingan,” ujarnya.

Menurut Fajar, kemampuan berpikir kritis membantu generasi muda menghadapi derasnya informasi sekaligus mencegah mereka mudah terprovokasi.

Pada kesempatan tersebut, Fajar juga mengapresiasi guru yang terus membimbing siswa dalam perjalanan pendidikan.

Ia berharap pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan guru karena profesi tersebut memegang peranan penting bagi masa depan bangsa.

“Seharusnya gaji yang paling tinggi adalah gaji seorang guru, bukan gaji seorang pejabat,” ungkapnya.

Fajar menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya lahir dari kemampuan pribadi, tetapi juga dukungan orang tua dan guru.

Karena itu, ia meminta siswa tidak melupakan orang tua dan guru ketika kelak mencapai cita-cita.

“Jangan pernah merasa bangga, ‘Saya sukses karena diri saya sendiri.’ Ada sentuhan orang tua dan para guru,” katanya.

Terakhir, Fajar mengajak siswa menjaga silaturahmi dengan guru meskipun kelak mencapai kesuksesan.

“Ketika bertemu guru di jalan atau di tempat makan, tegur, sapa dan salam. Jangan pernah lupakan pendahulu kalian,” pesannya.

Pewarta : Ujs

Berita Terkait

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Puting Beliung Porak-Porandakan Desa Hili Geho Sogawu, Rumah dan Perahu Nelayan Rusak
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Ketua DPRD Sumedang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Terobosan Baru Pengusaha Muda Desa Cikuya Ekosistem Kerakyatan, Gandeng Panti Asuhan Aswaja.
SOSIALISASI, KERJASAMA DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PADA SEKOLAH KHUSUS NEGERI 01 KOTA TANGERANG SELATAN
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Puting Beliung Porak-Porandakan Desa Hili Geho Sogawu, Rumah dan Perahu Nelayan Rusak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Ketua DPRD Sumedang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 30 September 2026 - 06:53 WIB

Terobosan Baru Pengusaha Muda Desa Cikuya Ekosistem Kerakyatan, Gandeng Panti Asuhan Aswaja.

Berita Terbaru