Antisipasi Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi, Polres Sumedang Laksanakan Monitoring Di Setiap SPBU Di Sumedang

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, SUMEDANG – Setelah pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM Bersubsidi pada tanggal 03 September 2022, Polres Sumedang melaksanakan monitoring di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Sumedang. Minggu (03/09/2022).

Seperti yang di ketahui Pemerintah menaikan harga BBM Bersubsidi seperti Pertalite yang awalnya Rp 7.650/liter naik menjadi Rp 10.000/liter, lalu Solar yang awalnya Rp 5.150/liter naik menjadi Rp 6.800/liter, serta pertamax dari Rp 12.500/liter menjadi Rp 14.500/liter.

Baca Juga :  Dibawah kepemimpinan Brigjen Tatang Subarna, Dispenad Raih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian/WTP

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan pada saat di temui di lokasi SPBU menyampaikan kegiatan ini merupakan antisipasi adanya kerawanan kamtibmas dampak dari kenaikan harga BBM serta untuk memastikan penjualan BBM di setiap SPBU berjalan dengan baik.

“Kami bersama Polsek Jajaran melaksanakan patroli di setiap SPBU di wilayah Sumedang untuk melihat ketersediaan stock, distribusi dan suplai BBM di setiap SPBU di Kabupaten Sumedang.” Ujar Kapolres

Baca Juga :  Prajurit Yonmarhanlan III Gelar Pertandingan Volly Persahabatan: Sinergi TNI dan Masyarakat

“Sehingga dapat terlihat ketersediaan BBM di setiap SPBU untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.” Tambah Kapolres

“Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya kerawanan Kamtibmas maupun antrian panjang di SPBU akibat dampak kenaikan harga BBM.” Pungkas Kapolres.

Berdasarkan hasil pemantauan dan patroli di setiap SPBU di wilayah Sumedang tidak ditemukan adanya kendala dan antrian kendaraan yang terlalu berarti, sehingga situasi Kamtibmas masih aman dan kondusif.

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru